Rusia Bakal 'Kubur' Pipa Gas Nord Stream Usai Ledakan Misterius

Senin, 06 Maret 2023 - 11:28 WIB
loading...
A A A
Seorang sumber Rusia mengatakan, Rusia melihat proyek itu bakal "terkubur". Dua lainnya mengatakan, tidak ada rencana untuk memperbaiki pipa yang pecah, atau setidaknya menjaganya tetap ada untuk kemungkinan pengaktifan kembali di masa depan.

Sumber lain yang akrab dengan rencana tersebut mengkonfirmasi bahwa para pemangku kepentingan sedang mempertimbangkan konservasi. Ini kemungkinan besar berarti menyegel ujung yang pecah dan memasukkan lapisan ke dalam pipa untuk mencegah korosi lebih lanjut dari air laut.

Sedangkan salah satu sumber Rusia mengatakan, bahwa jika gas alam cair (LNG) lewat pengiriman laut dari Amerika Serikat yang digunakan Eropa untuk mengimbangi beberapa pasokan Rusia-nya menjadi jauh lebih mahal, Eropa mungkin akan kembali siap untuk membeli lebih banyak dari Rusia.

Kementerian Energi Moskow merujuk pertanyaan kepada operator pipa, diterangkan Reuters belum memberikan komentar, begitu juga dengan Gazprom. Engie, Gasunie dan Wintershall DEA - pemangku kepentingan di Nord Stream AG, operator Nord Stream 1 - juga tidak memberikan tanggapan.

Seorang juru bicara E.ON Jerman, yang juga memiliki saham di Nord Stream AG, mengatakan: "Sepengetahuan kami sebagai pemegang saham minoritas, tidak ada keputusan yang dibuat, baik untuk atau menentang pemulihan."

Siapa yang Meledakkan Pipa?

Moskow telah menuding Barat berada di balik ledakan Nord Stream, namun tanpa memberikan bukti. Bulan lalu Gedung Putih membantah tuduhan bahwa Washington harus bertanggung jawab terkait insiden ledakan tersebut yang diungkapkan jurnalis investigasi AS Seymour Hersh dalam postingan blognya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Rekomendasi
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved