Literasi Rendah, Perbankan Syariah Masih Hadapi Tantangan
Jum'at, 17 Juli 2020 - 09:57 WIB
loading...
Perbankan syariah memiliki potensi besar, didorong oleh besarnya populasi penduduk beragama muslim di Indonesia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Dunia perbankan khususnya perbankan syariah masih dihadapkan dengan berbagai tantangan, salah satunya adalah masih rendahnya literasi dan inklusi keuangan syariah.
Hal itu mengemuka dalam public lecture dengan format webinar yang digelar BNI Syariah bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pertanian.
Berdasarkan data Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) 2019 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini indeks inklusi keuangan syariah sebesar 9,10% dan indeks literasi keuangan syariah 2019 sebesar 8,93%.
“Namun demikian, perbankan syariah memiliki potensi besar, didorong oleh besarnya populasi penduduk beragama muslim di Indonesia,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman, Jumat (17/7/2020). (Baca juga: BNI Syariah dan Pupuk Iskandar Muda Jalin Kerja Sama Layanan Payroll Gaji Pembiayaan Konsumtif )
Sementara itu menurut riset dari State of the Global Islamic Economy Report tahun 2019, industri halal masih menyimpan potensi besar yaitu sebesar USD2,2 triliun. Potensi industri halal ini terdiri dari halal food, fashion, media, tourism, pharmacy, cosmetics dan umrah.
Hal itu mengemuka dalam public lecture dengan format webinar yang digelar BNI Syariah bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pertanian.
Berdasarkan data Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) 2019 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini indeks inklusi keuangan syariah sebesar 9,10% dan indeks literasi keuangan syariah 2019 sebesar 8,93%.
“Namun demikian, perbankan syariah memiliki potensi besar, didorong oleh besarnya populasi penduduk beragama muslim di Indonesia,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman, Jumat (17/7/2020). (Baca juga: BNI Syariah dan Pupuk Iskandar Muda Jalin Kerja Sama Layanan Payroll Gaji Pembiayaan Konsumtif )
Sementara itu menurut riset dari State of the Global Islamic Economy Report tahun 2019, industri halal masih menyimpan potensi besar yaitu sebesar USD2,2 triliun. Potensi industri halal ini terdiri dari halal food, fashion, media, tourism, pharmacy, cosmetics dan umrah.
Lihat Juga :