Indonesia Harus Manfaatkan Banyak Peluang lewat IA-CEPA
Kamis, 09 Maret 2023 - 14:08 WIB
loading...
Indonesia dan Australia harus terus meningkatkan perdagangan kedua negara. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Australia selalu menjadi mitra dagang penting Indonesia. Hubungan kedua negara telah diperkuat dengan pelaksanaan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership ( IA-CEPA ) yang diyakini akan membawa banyak peluang perdagangan bagi Indonesia dan Australia, sekaligus membawa kemakmuran bagi kedua negara.
Baca juga: Maksimalkan Perjanjian Dagang RI-Australia, Kemendag Gelar Forum Bisnis di Ajang TEI 2022
“Australia menawarkan keunggulan dalam hal teknologi dan keahlian industri, serta sebagai pasar barang industri. Dengan menjalin kemitraan dengan bisnis Australia, diharapkan Indonesia dapat mengakses teknologi dan sumberdaya terkini yang akan meningkatkan daya saing di pasar internasional,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita , Menteri Perindustrian, secara virtual dalam pertemuan Round Table Discussion: Indonesia & Australia Trade and Investement Initiative yang diselenggarakan oleh BDO Indonesia dikutip, Kamis (9/3/2023).
Agus menyebutkan, Indonesia memiliki banyak peluang yang dapat dimanfaatkan dari kegiatan perdagangan internasional yang semakin terintegrasi. Melalui IA-CEPA, ia yakin dapat mendorong kinerja ekspor dan meningkatkan posisi Indonesia dalam Global Value Chain (GVC), serta meningkatkan daya saing dan meningkatkan arus masuk FDI.
Apalagi, investasi Australia di Indonesia mencapai USD2,35 miliar, dan pada periode Q1-Q3 tahun 2022, investasi Australia di Indonesia mencapai USD344 juta, dibandingkan tahun 2021 yang mencapai USD 195 juta. “Melalui kerja sama antara Indonesia dan Australia ini, kami berharap kedua negara saling menguntungkan dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” terang Agus.
Baca juga: Maksimalkan Perjanjian Dagang RI-Australia, Kemendag Gelar Forum Bisnis di Ajang TEI 2022
“Australia menawarkan keunggulan dalam hal teknologi dan keahlian industri, serta sebagai pasar barang industri. Dengan menjalin kemitraan dengan bisnis Australia, diharapkan Indonesia dapat mengakses teknologi dan sumberdaya terkini yang akan meningkatkan daya saing di pasar internasional,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita , Menteri Perindustrian, secara virtual dalam pertemuan Round Table Discussion: Indonesia & Australia Trade and Investement Initiative yang diselenggarakan oleh BDO Indonesia dikutip, Kamis (9/3/2023).
Agus menyebutkan, Indonesia memiliki banyak peluang yang dapat dimanfaatkan dari kegiatan perdagangan internasional yang semakin terintegrasi. Melalui IA-CEPA, ia yakin dapat mendorong kinerja ekspor dan meningkatkan posisi Indonesia dalam Global Value Chain (GVC), serta meningkatkan daya saing dan meningkatkan arus masuk FDI.
Apalagi, investasi Australia di Indonesia mencapai USD2,35 miliar, dan pada periode Q1-Q3 tahun 2022, investasi Australia di Indonesia mencapai USD344 juta, dibandingkan tahun 2021 yang mencapai USD 195 juta. “Melalui kerja sama antara Indonesia dan Australia ini, kami berharap kedua negara saling menguntungkan dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” terang Agus.
Lihat Juga :