Erick Thohir Ogah Menutupi Kebobrokan BUMN, Ini Pesannya Buat Direksi Pelat Merah
Kamis, 09 Maret 2023 - 21:48 WIB
loading...
Erick juga meminta seluruh BUMN harus memiliki media massa. Infrastruktur itu dinilai penting karena menjadi sarana informasi terkait aksi korporasi, program, hingga hal-hal yang patut dipublikasikan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta, direksi BUMN untuk bersikap terbuka kepada masyarakat. Diterangkan olehnya Dewan Direksi tidak boleh menutupi kebobrokan perusahaan pelat merah.
Erick juga meminta seluruh BUMN harus memiliki media massa. Infrastruktur itu dinilai penting karena menjadi sarana informasi terkait aksi korporasi, program, hingga hal-hal yang patut dipublikasikan.
"Direksi harus menjadi bagian dari ini (media massa), saya meminta semua BUMN punya infrastruktur media, bukan menutupi kebobrokan, yang baik harus disampaikan," ungkap Erick dalam BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2023 Jakarta, Kamis malam (9/3/2023).
Hingga tahun ketiga dirinya memimpin Kementerian BUMN, Erick Thohir menilai banyak perseroan negara cenderung menutup diri dengan media massa. Padahal sarana ini penting untuk menyampaikan informasi yang akurat ke publik.
"Tahun ketiga, BUMN banyak kurang terbuka, kurang terbuka, saya mohon kalian harus terus perbaiki," terangnya.
Erick juga meminta seluruh BUMN harus memiliki media massa. Infrastruktur itu dinilai penting karena menjadi sarana informasi terkait aksi korporasi, program, hingga hal-hal yang patut dipublikasikan.
"Direksi harus menjadi bagian dari ini (media massa), saya meminta semua BUMN punya infrastruktur media, bukan menutupi kebobrokan, yang baik harus disampaikan," ungkap Erick dalam BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2023 Jakarta, Kamis malam (9/3/2023).
Hingga tahun ketiga dirinya memimpin Kementerian BUMN, Erick Thohir menilai banyak perseroan negara cenderung menutup diri dengan media massa. Padahal sarana ini penting untuk menyampaikan informasi yang akurat ke publik.
"Tahun ketiga, BUMN banyak kurang terbuka, kurang terbuka, saya mohon kalian harus terus perbaiki," terangnya.
Lihat Juga :