Tren Kecelakaan Kerja Menurun, PLN Perketat SOP dan Kultur K3 dalam Operasional Layanan Kelistrikan
Jum'at, 10 Maret 2023 - 13:00 WIB
loading...
PLN terus meningkatkan K3 dalam sistem ketenagalistrikan. Terbukti, sejak 2019 hingga 2022, PLN berhasil menekan angka kecelakaan hingga 52 persen.
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus meningkatkan Keselamatan dan Kesahatan Kerja (K3) dalam sistem ketenagalistrikan. Terbukti, sejak tahun 2019 hingga tahun 2022, PLN berhasil menekan angka kecelakaan yang signifikan hingga 52 persen.
Melalui penerapan prinsip zero accident, PLN mampu tekan angka kecelakaan kerja sekaligus menjaga layanan kelistrikan tetap andal dan aman.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari pemetaan dan mitigasi risiko serta penguatan kultur K3 dalam prinsip zero accident di perseroan.
"Keselamatan dan kesehatan adalah kondisi yang sangat memengaruhi kerja. Maka risiko-risiko 'kerja' ini yang harus mampu kita petakan, kita ukur, kemudian kita kendalikan sehingga bisa mencapai selamat dan sehat," ujar Darmawan dalam 'Townhall Meeting K3' di PLN Kantor Pusat, Jakarta, Rabu (8/3/2023).
Darmawan menekankan pentingnya kultur untuk mencapai keselamatan kerja. Karena kutur inilah yang akan menopang peralatan, perlengkapan, SOP, infrastruktur, instalasi, atau tata aturan yang telah ditetapkan perusahaan.
![Tren Kecelakaan Kerja Menurun, PLN Perketat SOP dan Kultur K3 dalam Operasional Layanan Kelistrikan]()
"Variabel keselamatan sangat banyak. Tapi ujung-ujungnya adalah bagaimana kita menanamkan awareness, kedisiplinan, dan kapasitas yang mumpuni dari setiap individu dari PLN untuk menjaga keamanan diri dan lingkungan dalam setiap tugasnya," jelas Darmawan.
Melalui penerapan prinsip zero accident, PLN mampu tekan angka kecelakaan kerja sekaligus menjaga layanan kelistrikan tetap andal dan aman.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari pemetaan dan mitigasi risiko serta penguatan kultur K3 dalam prinsip zero accident di perseroan.
"Keselamatan dan kesehatan adalah kondisi yang sangat memengaruhi kerja. Maka risiko-risiko 'kerja' ini yang harus mampu kita petakan, kita ukur, kemudian kita kendalikan sehingga bisa mencapai selamat dan sehat," ujar Darmawan dalam 'Townhall Meeting K3' di PLN Kantor Pusat, Jakarta, Rabu (8/3/2023).
Darmawan menekankan pentingnya kultur untuk mencapai keselamatan kerja. Karena kutur inilah yang akan menopang peralatan, perlengkapan, SOP, infrastruktur, instalasi, atau tata aturan yang telah ditetapkan perusahaan.

"Variabel keselamatan sangat banyak. Tapi ujung-ujungnya adalah bagaimana kita menanamkan awareness, kedisiplinan, dan kapasitas yang mumpuni dari setiap individu dari PLN untuk menjaga keamanan diri dan lingkungan dalam setiap tugasnya," jelas Darmawan.
Lihat Juga :