Himbara Usung Program Digiku, Bantuan Modal Rp4,2 Triliun Ngucur ke 1 Juta UMKM
Jum'at, 17 Juli 2020 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Luhut menyebut, jumlah modal yang disalurkan bisa bertambah seiring penyerapan oleh pelaku UMKM. Program ini akan menyelaraskan data mitra UMKM pada ekosistem digital yang berbasis data nasabah yang dimiliki Himbara. Keselarasan data tersebut akan memudahkan percepatan proses pengajuan dan persetujuan kredit bagi UMKM hanya dalam waktu 15 menit saja.
“Saya ulangi, hanya dalam waktu 15 menit. Ini untuk memenuhi unsur efisiensi, perluasan manfaat dan peningkatan kualitas, seperti pesan Presiden Jokowi, jangan membuat aturan aturan yang mengikat diri kita sendiri,” kata dia.
(Baca Juga: Jokowi ke Pedagang Cilik: Pandemi Corona Cobaan dari Allah )
Melalui peluncuran Digiku, UMKM di seluruh pelosok negeri ditargetkan akan dapat merasakan manfaatnya. Ditambah dengan adanya peran E-Commerce dalam program ini, maka percepatan sistem digital dalam membantu pelaku usaha akan terwujud.
UMKM mempunyai peran dan kontribusi penting terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Luhut menyebut, pada akhir 2019 sektor ini telah berkontribusi terhadap lebih dari 60% terhadap PDB, dan 14% dari total ekspor nasional. Melalui program Digiku, capaian tersebut optimis dapat ditingkatkan.
“Saya ulangi, hanya dalam waktu 15 menit. Ini untuk memenuhi unsur efisiensi, perluasan manfaat dan peningkatan kualitas, seperti pesan Presiden Jokowi, jangan membuat aturan aturan yang mengikat diri kita sendiri,” kata dia.
(Baca Juga: Jokowi ke Pedagang Cilik: Pandemi Corona Cobaan dari Allah )
Melalui peluncuran Digiku, UMKM di seluruh pelosok negeri ditargetkan akan dapat merasakan manfaatnya. Ditambah dengan adanya peran E-Commerce dalam program ini, maka percepatan sistem digital dalam membantu pelaku usaha akan terwujud.
UMKM mempunyai peran dan kontribusi penting terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Luhut menyebut, pada akhir 2019 sektor ini telah berkontribusi terhadap lebih dari 60% terhadap PDB, dan 14% dari total ekspor nasional. Melalui program Digiku, capaian tersebut optimis dapat ditingkatkan.
(akr)
Lihat Juga :