Calon Komisioner KPPU Harus Berintegritas Tinggi
Minggu, 12 Maret 2023 - 21:36 WIB
loading...
Seleksi calon komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai harus menjadi proses pencarian sosok yang berintegritas tinggi.
A
A
A
JAKARTA - Seleksi calon komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU ) dinilai harus menjadi proses pencarian sosok yang berintegritas tinggi. Sebab KPPU memiliki peran yang sangat strategis dalam dunia bisnis Indonesia.
Ekonom senior Faisal Basri mengatakan KPPU menjadi pengawas bagi persaingan bisnis yang sehat juga kebijakan pemerintah di bidang perdagangan dalam negeri. “Komisioner KPPU saat ini dan ke depan harus punya intergritas tinggi, berani meluruskan apa yang dipandang salah, termasuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah. Tidak sekadar memburu kesalahan dunia usaha,” ungkap Faisal dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (12/3/2023).
(Baca juga:Putusan KPPU Dinilai Sarat Kepentingan)
Menurut Faisal, selama ini permasalahan pasar kerap kali disebabkan oleh kebijakan pemerintah. Dia mencontohkan pada gejolak minyak goreng yang menyebabkan harga melambung tinggi. Faisal menyebutkan akar permasalahannya adalah kebijakan biodiesel yang ditetapkan oleh pemerintah.
Harga jual biodiesel lebih tinggi ketimbang untuk industri pangan, termasuk minyak goreng. Faisal juga menilai biodiesel menyedot porsi crude palm oil (CPO) yang menjadi bahan dasar industri pangan lewat program Mandatory B35.
Ekonom senior Faisal Basri mengatakan KPPU menjadi pengawas bagi persaingan bisnis yang sehat juga kebijakan pemerintah di bidang perdagangan dalam negeri. “Komisioner KPPU saat ini dan ke depan harus punya intergritas tinggi, berani meluruskan apa yang dipandang salah, termasuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah. Tidak sekadar memburu kesalahan dunia usaha,” ungkap Faisal dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (12/3/2023).
(Baca juga:Putusan KPPU Dinilai Sarat Kepentingan)
Menurut Faisal, selama ini permasalahan pasar kerap kali disebabkan oleh kebijakan pemerintah. Dia mencontohkan pada gejolak minyak goreng yang menyebabkan harga melambung tinggi. Faisal menyebutkan akar permasalahannya adalah kebijakan biodiesel yang ditetapkan oleh pemerintah.
Harga jual biodiesel lebih tinggi ketimbang untuk industri pangan, termasuk minyak goreng. Faisal juga menilai biodiesel menyedot porsi crude palm oil (CPO) yang menjadi bahan dasar industri pangan lewat program Mandatory B35.
Lihat Juga :