Mempersiapkan Pemilik Bisnis Cara Meningkatkan Omzet ke Rp100 Miliar
Minggu, 12 Maret 2023 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
"Anda tahu nggak Anda harus punya omzet berapa untuk menutup semua biaya anda setiap bulannya? Ini bisa kita dapat jika kita set budget. Siapa sebenarnya yg bertanggung jawab melakukan budgeting? khususnya jika perusahaan kita di bawah Rp100 miliar? Ya kita tidak bisa menyerahkan ini ke bagian manajer keuangan kita, tetapi sebagai owner yang harus melakukannya. Kita sebagai owner, harus punya pengetahuan ini. Inilah cikal bakal kita menjadi gede,"
Setelah financial mastery, operational, dan destination Mastery (3 komponen utama fondasi bisnis) dibenahi, Coach Yusman menyebut level berikutnya adalah Niche, fokus membangun sistem marketing & sales engine-nya, strategi bagaimana bisa mendapatkan pasar yang lebih luas yaitu se-Indonesia, dan membangun competitive advantage. Setelah itu kemudian baru berlanjut ke tahap selanjutnya yaitu Leverage, Team, Synergy Duplication, dan Result.
"Tim yang bagus tidak akan dapat kalau tahap leverage-nya enggak bagus, marketing engine-nya yang tidak jelas, dan sistem-nya enggak ada. Tim yang kita dapatkan hanya orang-orang yang kualitas SDM-nya kurang. SDM terbaik tidak tertarik bekerja dengan perusahaan kita biarpun anda berani memberi gaji yang besar," katanya.
Sebagai informasi ActionCOACH, merupkan sebuah perusahaan di bidang pelatihan bisnis yang memiliki cabang lebih dari 80 negara, dan berpengalaman lebih dari 30 tahun. Coach Yusman sendiri mengaku dirinya bukanlah motivator, tapi educator bisnis.
Pria ini memenangi sejumlah penghargaan Global Awards Winning Business Coach, seperti 2022 USA Global ActionMAN Winner di Hawaii - USA, 2022, Global Top 100 Club Business Coach, Certified USA Business & Executive Coach ActionCOACH, hingga Official Coach for The Great Game of Business USA.
Setahun sebelumnya Coach Yusman juga memperoleh penghargaan 2021 Global Coach with Best Community Impact; 2013 Asia Pacific Coach with Best Client Results dan lainnya, termasuk 2013, Asia Pacific, Firm of the Year.
Setelah financial mastery, operational, dan destination Mastery (3 komponen utama fondasi bisnis) dibenahi, Coach Yusman menyebut level berikutnya adalah Niche, fokus membangun sistem marketing & sales engine-nya, strategi bagaimana bisa mendapatkan pasar yang lebih luas yaitu se-Indonesia, dan membangun competitive advantage. Setelah itu kemudian baru berlanjut ke tahap selanjutnya yaitu Leverage, Team, Synergy Duplication, dan Result.
"Tim yang bagus tidak akan dapat kalau tahap leverage-nya enggak bagus, marketing engine-nya yang tidak jelas, dan sistem-nya enggak ada. Tim yang kita dapatkan hanya orang-orang yang kualitas SDM-nya kurang. SDM terbaik tidak tertarik bekerja dengan perusahaan kita biarpun anda berani memberi gaji yang besar," katanya.
Sebagai informasi ActionCOACH, merupkan sebuah perusahaan di bidang pelatihan bisnis yang memiliki cabang lebih dari 80 negara, dan berpengalaman lebih dari 30 tahun. Coach Yusman sendiri mengaku dirinya bukanlah motivator, tapi educator bisnis.
Pria ini memenangi sejumlah penghargaan Global Awards Winning Business Coach, seperti 2022 USA Global ActionMAN Winner di Hawaii - USA, 2022, Global Top 100 Club Business Coach, Certified USA Business & Executive Coach ActionCOACH, hingga Official Coach for The Great Game of Business USA.
Setahun sebelumnya Coach Yusman juga memperoleh penghargaan 2021 Global Coach with Best Community Impact; 2013 Asia Pacific Coach with Best Client Results dan lainnya, termasuk 2013, Asia Pacific, Firm of the Year.
(akr)
Lihat Juga :