Jos! Desa Sejahtera Astra Wajak Lor Lepas Ekspor Ikan Hias Rp1,8 Miliar ke 3 Negara

Rabu, 15 Maret 2023 - 14:44 WIB
loading...
Jos! Desa Sejahtera...
Pelepasan ekspor ikan hias senilai Rp1,8 miliar dari Desa Wajak Lor ke tiga negara yaitu Australia, Inggris dan Jepang. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Desa Sejahtera Astra (DSA) Wajak Lor di Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur, baru-baru ini melakukan pelepasan ekspor ikan hias senilai Rp1,8 miliar ke tiga negara yaitu Australia, Inggris dan Jepang. Nantinya, desa binaan PT Astra International Tbk itu akan rutin mengekspor sekitar 360-480 ribu ekor ikan setiap tiga bulan sekali.

Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah menyatakan, pihaknya berupaya terus mendorong DSA untuk semakin maju dan berdaya saing lewat berbagai dukungan baik pendampingan, pelatihan, bantuan alat, sarana, akses permodalan hingga pemasaran.

“Sejak lima tahun terakhir, Astra terus mengembangkan DSA yang berfokus pada pengembangan produk unggulan,” ujarnya melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu (15/3/2023).

Menurut dia, sejak melaksanakan pelatihan dan pendampingan di DSA Wajak Lor, Astra telah mendukung terciptanya berbagai kebermanfaatan seperti pembukaan lapangan kerja baru untuk 30 orang, peningkatan pendapatan rata-rata masyarakat sebesar 37%, serta mendukung terlaksananya eskpor dengan kapasitas 1,9 juta ekor ikan hias per tahun.

Pelepasan ekspor dilakukan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (MenDes PDTT) Abdul Halim Iskandar didampingi Bupati Tulungagung Maryoto Birowo serta Head of CSR & Social Engagement Astra Triyanto.

Selain pelepasan ekspor, pada kesempatan tersebut Astra berkolaborasi dengan Cah Angon Foundation menggelar kegiatan peresmian ekosistem desa ikan hias terintegrasi dan kontes ikan mas koki nasional dengan tema “Tulungagung untuk Dunia”.

Kegiatan yang berlangsung pada 11-12 Maret itu merupakan salah satu piloting pemberdayaan Cah Angon Foundation pada cluster perikanan yang dikembangkan berdasarkan ekosistem terintegrasi dari mulai pelatihan, pendampingan, kurasi hingga penyiapan market.

Adapun juga dalam kegiatan ini turut terlaksana kegiatan kontes ikan mas koki, dan juga peresmian Local Champion Hub sebagai rumah konsolidator UMKM Juara.

Direktur Eksekutif Cah Angon Foundation, Dhika Yudhistira mengatakan, pihaknya turut serta mendorong berbagai kolaborasi lintas elemen guna mendukung ekosistem terintegrasi mulai hulu hingga hilir melalui basis pemberdayaan di sektor pertanian, perikanan, peternakan dan industri kreatif, yang berdasarkan kebutuhan market. Sehingga, pemberdayaan tersebut mampu berkembang dan berkelanjutan.

Terkait piloting Local Champion Hub cluster perikanan, Dhika menjelaskan bahwa rumah tersebut menjadi rumah konsolidator petani ikan hias yang di dalammya dilengkapi dengan ruang pelatihan, pemijahan, pembesaran hingga karantina yang modern. “Harapannya tempat tersebut mampu menjadi tempat percontohan bagi piloting cluster perikanan lainnya,” tuturnya.

Baca juga: Bisnis Ikan Hias Banyak Dilirik, RI Ekspor Banana Koi ke Malaysia hingga Amerika

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar mengatakan, ekosistem pemberdayaan cluster perikanan Cah Angon Foundation merupakan salah satu hal yang perlu didorong untuk menciptakan produktivitas budidaya ikan hias yang saat ini memang memiliki potensi pasar yang luar biasa.

“Harapannya semoga budidaya ikan hias ini tidak hanya menyasar negara-negara seperti Australia, Inggris dan Jepang melainkan ke berbagai negara lainnya seperti pasar Eropa bahkan pasar Afrika,” ucapnya.

Jos! Desa Sejahtera Astra Wajak Lor Lepas Ekspor Ikan Hias Rp1,8 Miliar ke 3 Negara


Selain itu, Menteri Desa PDTT juga turut meresmikan program Local Champion Hub (rumah konsolidator UMKM Juara) yang siap mewadahi para palaku seperti petani, pembudidaya, peternak maupun pengrajin melalui ekosistem yang terintegrasi.

Contoh pada ekosistem cluster ikan hias ekosistem ini dimulai dari pelatihan, pemijahan, pembesaran, perizinan, penetrasi pasar ekspor hingga karantina, dan tentunya adalah kepastian pasar nasional maupun internasional.

Baca juga: Ekspor Ikan Hias Dunia Tembus Rp4,4 Triliun, Indonesia Duduki Posisi Tiga Besar

Patut diakui, produktivitas budidaya perikanan di daerah Wajak Lor memang memiliki potensi yang sangat luar biasa, selain memiliki ciri dan karakteristik tertentu juga memiliki permintaan dunia akan kebutuhan ikan mas koki sangat besar.

“Untuk pertama kalinya, ikan mas koki dari Desa Wajak Lor yang diekspor ke tiga negara itu nilainya mencapai Rp1,8 miliar, dan hanya grand launching kali ini," kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Rekomendasi
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Berita Terkini
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved