Bansos Beras Meluncur Sebelum Puasa, Ayam dan Telur Masih Digodok
Jum'at, 17 Maret 2023 - 14:51 WIB
loading...
Pemerintah akan menyalurkan bansos berupa beras sebelum puasa, sementara ayam dan telur masih dalam proses persiapan. Foto/MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memastikan akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras, daging ayam, dan telur selama tiga bulan pada periode Ramadan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah ditetapkan. Adapun yang sudah siap disalurkan adalah beras, sementara ayam dan telur masih dalam proses persiapan.
"Oh iya, sebelum puasa (beras) disalurkan, Maret ini sudah penyaluran," ujar Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso kepada wartawan usai meninjau bahan kebutuhan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/3/2023).
Menurut Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, bansos beras akan dibagikan dalam bentuk kemasan 10 kilogram untuk setiap KPM. Dia mengatakan, beras untuk penyaluran bansos tersebut sebagian berasal dari serapan lokal hasil panen petani dan sebagian dari hasil komersial.
"Nanti Pak Arif (Kepala Badan Pangan Nasional/Bapanas Arief Prasetiyo Adi) yang mengundang pabrik-pabrik swasta memproduksi beras itu karena dia sudah ada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET). Nanti akan dibeli oleh Bulog. Kita beli kesanggupan dia berapa, pembelian itu akan kita gunakan untuk bansos yang ditambahkan," bebernya.
Buwas menambahkan, pihaknya juga akan melihat berapa sebenarnya kemampuan ketersediaan beras untuk bansos. “Maka bilamana nanti itu masih kurang, mau enggak mau untuk kebutuhan itu Pak Arief yang menentukan dari luar atau tidak," tandas Buwas.
Baca juga: Stok Beras Bulog Saat Ini 282 Ribu Ton, Serapan Beras Dalam Negeri Digenjot
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menjelaskan mengenai persiapan bansos ayam dan telur.
"Oh iya, sebelum puasa (beras) disalurkan, Maret ini sudah penyaluran," ujar Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso kepada wartawan usai meninjau bahan kebutuhan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/3/2023).
Menurut Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, bansos beras akan dibagikan dalam bentuk kemasan 10 kilogram untuk setiap KPM. Dia mengatakan, beras untuk penyaluran bansos tersebut sebagian berasal dari serapan lokal hasil panen petani dan sebagian dari hasil komersial.
"Nanti Pak Arif (Kepala Badan Pangan Nasional/Bapanas Arief Prasetiyo Adi) yang mengundang pabrik-pabrik swasta memproduksi beras itu karena dia sudah ada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET). Nanti akan dibeli oleh Bulog. Kita beli kesanggupan dia berapa, pembelian itu akan kita gunakan untuk bansos yang ditambahkan," bebernya.
Buwas menambahkan, pihaknya juga akan melihat berapa sebenarnya kemampuan ketersediaan beras untuk bansos. “Maka bilamana nanti itu masih kurang, mau enggak mau untuk kebutuhan itu Pak Arief yang menentukan dari luar atau tidak," tandas Buwas.
Baca juga: Stok Beras Bulog Saat Ini 282 Ribu Ton, Serapan Beras Dalam Negeri Digenjot
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menjelaskan mengenai persiapan bansos ayam dan telur.
Lihat Juga :