Uni Eropa Kesulitan Menyita Aset Rusia Senilai Rp5,2 Kuadriliun

Selasa, 28 Maret 2023 - 11:23 WIB
loading...
A A A
Aset negara biasanya lebih besar -cadangan mata uang asing Rusia saja berjumlah hampir USD300 miliar yang jika dirupiahkan menjadi Rp4.508 triliun, menurut UE - dan lebih mudah disita secara legal.

Agresor Harus Membayar

Dalam kasus aset pribadi, perlindungan hukum berarti negara-negara Barat dapat menyitanya secara permanen hanya dalam kondisi tertentu yang sangat terbatas -- biasanya ketika mereka dapat dibuktikan sebagai hasil kejahatan.

Di Amerika Serikat, Kongres telah mengelar dengar pendapat tentang cara-cara di mana hukum AS dapat diubah untuk memungkinkan penyitaan permanen, meskipun pemerintahan Presiden Joe Biden telah secara terbuka berhati-hati tentang gagasan tersebut.

Salah satu opsinya, Ahnlid menjelaskan, dengan tidak menyita aset secara permanen dan hanya menyita pendapatan atau bunga atas modal tersebut.

Satuan tugas Uni Eropa sementara itu, masih berusaha mengidentifikasi aset Rusia dan berharap dapat membuat kemajuan terkait hal itu pada bulan Mei. "Aset mana yang kita bicarakan dan di mana mereka? Gambaran itu belum sejelas yang seharusnya," kata Ahnlid.

Sementara itu aset pribadi sering dilindungi oleh perusahaan tiruan, membuatnya lebih sulit untuk disita. Namun terlepas dari kesulitannya, Ahnlid mengatakan "wajar jika agresor ini harus membayar dan menebus kehancuran brutal Ukraina yang sedang terjadi."
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Rekomendasi
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Berita Terkini
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved