Ekonomi Indonesia Tembus 7% di 2030, Legislator: Rasional dan Realistis

Kamis, 30 Maret 2023 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Hal tesebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketum Partai Golkar usai rapat kabinet (28/3/2023). Airlangga mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar strategi demi terlepas dari middle income trap agar dirancang lebih rinci dan dibuatkan grand strateginya.

"Salah satunya tentu kita punya target untuk lepas dari middle income trap. Lepas dari middle income trap diperkirakan di tahun 2030-an, 2032," katanya, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/3/2023). Pada tahun tersebut, pemerintah memperkirakan Gross Domestic Product (GDP) akan menyentuh USD12.000 atau setara Rp181,2 juta (kurs Rp 15.100) dengan total penduduk diproyeksikan mencapai 300 juta penduduk.

Airlangga menyampaikan, Jokowi mengarahkan sejumlah langkah demi mencapai stabilitas ekonomi yang berkelanjutan. Salah satunya ialah dengan menjaga harga energi murah dalam rangka menjaga inflasi.

"Salah satu yang dibahas, kita harus memiliki energi yang murah. Ini dibuktikan pada saat COVID-19 faktor inflasi sangat dipengaruhi energi. Mengakibatkan inflasi yang tidak terkendali di berbagai negara," ujarnya.

Tidak hanya itu, Jokowi juga memberikan arahan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) lewat pendidikan. Jokowi juga mengarahkan agar sektor manufaktur terus didorong kontribusinya.

"Lalu grand strategi seperti hilirisasi sektor manufaktur. Manufaktur kan sekarang kontribusi 18%. Ke depan, ditargetkan manufaktur di 2045 bisa meningkat menjadi 20%. Bapak minta sektornya lebih rinci lagi. Ini yang akan disiapkan Bappenas," terang Airlangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 %, Lemhannas Soroti Pentingnya Strategi Mitigasi Global
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved