BPS Catat Inflasi Maret 2023 Tembus 4,97%, Ini Penyebabnya

Senin, 03 April 2023 - 11:45 WIB
loading...
BPS Catat Inflasi Maret...
Makanan dan minuman menjadi penyumbang inflasi Maret 2023 yang mencapai 4,97% secara tahunan (year-on-year/yoy). Foto/MPI/Sutikno
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Maret 2023 mencapai 4,97% secara tahunan (year on year/yoy) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,36.

"Pada Maret 2023 terjadi inflasi year-on-year sebesar 4,97% dengan IHK sebesar 114,36," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/4/2023).

Dia menerangkan, inflasi yoy tersebut terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Di antaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,05%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,18%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,74%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 3,72%.

Baca juga: Mendag Zulhas Kaget Harga Garam Melonjak Jadi Rp350.000 per Karung

Sementara itu, lanjut Pudji, tingkat inflasi secara bulanan atau month-to-month (mtm) Maret 2023 sebesar 0,18% dan tingkat inflasi year-to-date (ytd) Maret 2023 sebesar 0,68%.

Menurut dia, tingkat inflasi bulanan pada Maret 2023 ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu. Adapun inflasi terbesar berdasarkan kelompok secara mtm adalah transportasi dengan inflasi 0,54% dan porsi andil inflasi sebesar 0,07%. Posisi kedua adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,35% dan andilnya sebesar 0,09%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved