Terima Rekomendasi BPKP, Luhut Belum Putuskan Tolak Impor KRL Bekas
Senin, 10 April 2023 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
"So far ya kita memihat reviu dari BPKP itu yang kita jadikan pegangan, misalkan ada masukan ada input kita lihat," katanya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tidak merekomendasikan opsi impor kereta rel listrik (KRL) bukan baru atau bekas dari Jepang sebagaimana permintaan PT KCI.
“Saat ini tidak direkomendasikan untuk melakukan impor ini,” kata Hario Seto beberapa hari lalu.
Seto menjelaskan terdapat 4 poin yang menjadi kesimpulan dari hasil reviu yang dilakukan oleh BPKP. Pertama rencana impor KRL bekas dari Jepang tidak mendukung pengembangan industri perkeretaapian nasional.
Kedua, KRL bukan baru yang akan diimpor dair Jepang tidak memenuhi kriteria sebagai barang modal bukan baru yang dapat diimpor sesuai PP 29 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perdagangan yang mengatur kebijakan dan Pengaturan Impor.
Ketiga, reviu BPKP menjelaskan beberapa alasan teknik terkait dengan alasan impor yang diajukan oleh PT KCI ini kurang tepat. Sebabnya, ada beberapa unit sarana yang bisa dioptimalkan untuk penggunaannya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tidak merekomendasikan opsi impor kereta rel listrik (KRL) bukan baru atau bekas dari Jepang sebagaimana permintaan PT KCI.
“Saat ini tidak direkomendasikan untuk melakukan impor ini,” kata Hario Seto beberapa hari lalu.
Seto menjelaskan terdapat 4 poin yang menjadi kesimpulan dari hasil reviu yang dilakukan oleh BPKP. Pertama rencana impor KRL bekas dari Jepang tidak mendukung pengembangan industri perkeretaapian nasional.
Kedua, KRL bukan baru yang akan diimpor dair Jepang tidak memenuhi kriteria sebagai barang modal bukan baru yang dapat diimpor sesuai PP 29 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perdagangan yang mengatur kebijakan dan Pengaturan Impor.
Ketiga, reviu BPKP menjelaskan beberapa alasan teknik terkait dengan alasan impor yang diajukan oleh PT KCI ini kurang tepat. Sebabnya, ada beberapa unit sarana yang bisa dioptimalkan untuk penggunaannya.
Lihat Juga :