Ketat, Jokowi Evaluasi Kinerja Tim Pemulihan Ekonomi Nasional Seminggu Sekali

Senin, 20 Juli 2020 - 15:33 WIB
loading...
Ketat, Jokowi Evaluasi...
Presiden Jokowi akan melakukan evaluasi kinerja Tim Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19 setiap minggu guna memastikan pemulihan ekonomi dan kesehatan berjalan secara beriringan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan evaluasi setiap minggu sekali terkait kinerja Tim Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Penanganan Covid-19. Hal itu untuk memastikan kondisi ekonomi nasional dan kesehatan dapat berjalan secara beriringan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 Erick Thohir mengatakan, Presiden Jokowi terus memastikan kinerja Tim Satgas PEN dan Penanganan Kesehatan sejak dibentuk hari ini, Senin (20/7/2020).

"Nantinya ada rapat, review yang dilakukan Presiden seminggu sekali. Belum lagi Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) akan mengawal setiap harinya," papar Erick dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Senin (20/7/2020).

Erick menjabarkan, tugas utama tim tersebut adalah memastikan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional berjalan sesuai yang ditargetkan pemerintah dan upaya penanganan kesehatan akibat Covid-19.

(Baca Juga: Jokowi: Jika Ekonomi Tak Jalan, Imunitas Rakyat Turun dan Penyakit Gampang Masuk)

Terkait pertumbuhan ekonomi nasional, upaya yang dilakukan tim ini adalah menjaga ketersediaan lapangan kerja, menjaga daya konsumsi atau belanja masyarakat, serta mengidentifikasi sejumlah sektor yang masih terdampak pandemi Covid-19.

Sementara dari segi kesehatan, lanjut Erick, pihaknya akan terus memperkuat penerapan protokol kesehatan di masa new normal serta upaya untuk menambah peralatan medis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Jabat Dewan Penasihat,...
Jabat Dewan Penasihat, Jokowi Pidato di Bloomberg Economy Forum Hari Ini
Jokowi Sebut Whoosh...
Jokowi Sebut Whoosh Bukan Cari Laba, Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
Market Value Tim Nasional...
Market Value Tim Nasional Asia Tenggara: Timnas Indonesia Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved