BUMN Karya Sakit, Erick Thohir: Investasi Jangka Panjang, Jangan Didanai dengan Pendek
Kamis, 13 April 2023 - 07:58 WIB
loading...
Terkait permintaan penambahan PMN buat BUMN Karya, Erick Thohir mengatakan, infrastruktur yang digarap merupakan investasi jangka panjang sehingga pendanaan yang diperoleh juga harus bersifat jangka panjang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan, proyek infrastruktur yang digarap BUMN Karya merupakan investasi jangka panjang. Sehingga pendanaan yang diperoleh juga harus bersifat jangka panjang.Salah satu sumber pendanaan proyek infrastruktur yang didapatkan BUMN Karya berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) .
"Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa, tidak mungkin yang namanya proyek infrastruktur jangka panjang, didanai dengan jangka pendek," ungkap Erick Thohir kepada wartawan, dikutip Kamis (13/4/2023).
Baca Juga: Wamen Tiko Ungkap Usulan Agar PMN BUMN Bisa Setara Dividen
Kementerian BUMN memang berencana mengajukan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2023 sebesar Rp25 triliun kepada Komisi VI DPR RI. Anggaran segar ini nantinya dialokasikan untuk pendanaan sejumlah perusahaan pelat merah di sektor konstruksi.
Alasan utama BUMN karya perlu memperoleh PMN tambahan sebesar Rp25 triliun, lantaran total dividen perseroan negara tahun ini diproyeksi melebihi target pemerintah yakni Rp80 triliun.
"Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa, tidak mungkin yang namanya proyek infrastruktur jangka panjang, didanai dengan jangka pendek," ungkap Erick Thohir kepada wartawan, dikutip Kamis (13/4/2023).
Baca Juga: Wamen Tiko Ungkap Usulan Agar PMN BUMN Bisa Setara Dividen
Kementerian BUMN memang berencana mengajukan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2023 sebesar Rp25 triliun kepada Komisi VI DPR RI. Anggaran segar ini nantinya dialokasikan untuk pendanaan sejumlah perusahaan pelat merah di sektor konstruksi.
Alasan utama BUMN karya perlu memperoleh PMN tambahan sebesar Rp25 triliun, lantaran total dividen perseroan negara tahun ini diproyeksi melebihi target pemerintah yakni Rp80 triliun.
Lihat Juga :