Tips Mengelola THR Agar Keuangan Tetap Sehat

Kamis, 13 April 2023 - 14:32 WIB
loading...
Tips Mengelola THR Agar...
Bagaimana cara mengelola THR dengan bijak supaya keuangan tetap sehat setelah Lebaran? Bank Commonwealth memberi rekomendasi alokasi THR 10-20-60-10. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Membuat ketupat, mudik, dan membeli baju baru sudah menjadi tradisi perayaan Lebaran di Indonesia. Untuk itu, diperlukan perencanaan keuangan yang baik. Menjelang Lebaran umumnya pekerja akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya ( THR ).

Baca Juga: Bijak Mengelola Investasi

Nah, bagaimana cara mengelola THR dengan bijak supaya keuangan tetap sehat setelah Lebaran?

Baca Juga: Siap-siap Cek Rekening, Pengusaha Mulai Bagikan THR Minggu Ini!

Head of Research and Advisory Bank Commonwealth, Thadly Chandra memberi rekomendasi alokasi THR 10-20-60-10, yaitu 10% untuk membayar zakat, 20% untuk tabungan dan investasi. Lalu 40% hingga 60% untuk kebutuhan hari raya dan membayar utang atau cicilan, dan 10% untuk dana darurat.

“Dengan pengelolaan yang baik, manfaat THR dapat dinikmati bukan hanya pada saat Lebaran, tetapi juga dalam jangka waktu yang panjang bahkan setelah selesai perayaan Lebaran,” kata Thadly.

Berikut tips mengelola THR:

1. Buat pos pengeluaran keperluan hari raya
Supaya THR tidak habis begitu saja, buatlah pos pengeluaran untuk keperluan hari raya seperti mudik, belanja kebutuhan pokok, dan memberi amplop untuk keluarga besar. Idealnya, alokasi untuk keperluan hari raya paling besar 60% dari THR.

2. Alokasikan untuk zakat dan sedekah
Bagi pekerja yang beragama Islam, tunaikan kewajiban membayar zakat dan juga memberi sedekah untuk yang berhak menerimanya. Alokasinya 10% dari THR.

3. Sisihkan sebagian THR untuk tabungan dan investasi
Sisihkan THR untuk tabungan dan investasi untuk kebutuhan masa depan, dengan alokasi 20% dari THR. Untuk membantu nasabah menabung secara teratur dan disiplin untuk meraih mimpi lebih cepat, CommBank GoalSaver di aplikasi CommBank Mobile memiliki fitur antara lain bunga lebih tinggi dari tabungan biasa yaitu 3,5% per tahun, bebas atur target dana dan waktu, auto- debet, dana akan dicairkan otomatis setelah goal tercapai, dan tanpa penalti jika dihentikan sewaktu-waktu.

Sedangkan untuk investasi, aplikasi CommBank Smartwealth memiliki fitur antara lain 360֯ Portofolio untuk memonitor portofolio investasi secara menyeluruh kapanpun dan di manapun, Smart Advisory untuk mendapatkan informasi pasar dan rekomendasi ahli untuk mengoptimalkan portofolio, AutoInvest, Registrasi SID dan transaksi dengan mudah secara online. Pilihan produk investasi yang tersedia di CommBank SmartWealth antara lain reksa dana, obligasi negara, dan e-SBN.

“Instrumen investasi dapat disesuaikan dengan tujuan investasi dan profil risiko masing-masing individu. Investor agresif dan memiliki jangka waktu investasi panjang dapat mengoptimalkan pada kelas aset ekuitas seperti reksa dana saham. Sedangkan investor konservatif dapat lebih fokus pada kelas aset pendapatan tetap seperti obligasi atau reksa dana pendapatan tetap,” kata Thadly.

4. Apabila memiliki utang, lunasi dengan THR
Supaya utang tidak menumpuk dan menambah beban finansial, utamakan THR untuk melunasi atau mencicil utang terlebih dahulu.

5. Jangan lupakan dana darurat
Terakhir, sisihkan dana darurat dengan alokasi 10% dari THR. Berbeda dengan tabungan yang memiliki goal tertentu, dana darurat dapat disimpan untuk keadaan tak terduga seperti kecelakaan, kerusakan rumah, atau kehilangan pekerjaan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Rekomendasi
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved