BPS: Ekspor Indonesia Maret 2023 Lesu, Turun 11,33%
Senin, 17 April 2023 - 11:37 WIB
loading...
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor Maret 2023 secara tahunan mengalami penurunan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor Maret 2023 mencapai USD23,50 miliar (mtm) atau naik 9,89%. Namun, secara tahunan ekspor turun 11,33% (yoy) dibandingkan Maret 2022.
"Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekspor secara month-to-month (mtm) tertinggi pada bulan Maret. Namun pertumbuhan Maret 2023 jauh lebih rendah dari tahun 2022 dan 2021," ujar Imam dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (17/4/2023).
Baca Juga: BPS Ungkap 60 Kota di Indonesia Alami Kenaikan Harga Beras
Dia mengatakan nilai ekspor secara tahunan di Maret 2023 mengalami kontraksi setelah mengalami perlambatan pada Februari 2023. Dia mengatakan ekspor non migas menyumbang 94,30% dari total ekspor Maret 2023.
Rinciannya, ekspor non migas Maret 2023 mencapai USD22,16 miliar, naik 9,71% dibandingkan Februari 2023. Namun, angka tersebut tercatat menurun 11,70% jika dibandingkan ekspor nonmigas Maret 2022.
"Pertumbuhan ekspor secara mtm, seluruh sektornya mengalami pertumbuhan positif, dimana sektor tambang dan lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 18,43%," ucap Imam.
Baca Juga: BPS Catat Inflasi Maret 2023 Tembus 4,97%, Ini Penyebabnya
Hanya saja, jika dilihat pertumbuhan ekspor secara yoy, maka seluruh sektor mengalami kontraksi. "Sektor industri pengolahan mengalami kontraksi terdalam sebesar 13,67%," jelasnya.
"Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekspor secara month-to-month (mtm) tertinggi pada bulan Maret. Namun pertumbuhan Maret 2023 jauh lebih rendah dari tahun 2022 dan 2021," ujar Imam dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (17/4/2023).
Baca Juga: BPS Ungkap 60 Kota di Indonesia Alami Kenaikan Harga Beras
Dia mengatakan nilai ekspor secara tahunan di Maret 2023 mengalami kontraksi setelah mengalami perlambatan pada Februari 2023. Dia mengatakan ekspor non migas menyumbang 94,30% dari total ekspor Maret 2023.
Rinciannya, ekspor non migas Maret 2023 mencapai USD22,16 miliar, naik 9,71% dibandingkan Februari 2023. Namun, angka tersebut tercatat menurun 11,70% jika dibandingkan ekspor nonmigas Maret 2022.
"Pertumbuhan ekspor secara mtm, seluruh sektornya mengalami pertumbuhan positif, dimana sektor tambang dan lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 18,43%," ucap Imam.
Baca Juga: BPS Catat Inflasi Maret 2023 Tembus 4,97%, Ini Penyebabnya
Hanya saja, jika dilihat pertumbuhan ekspor secara yoy, maka seluruh sektor mengalami kontraksi. "Sektor industri pengolahan mengalami kontraksi terdalam sebesar 13,67%," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :