Begini Nih Cara Dapat Cuan Lewat Bisnis F&B Korea
Senin, 17 April 2023 - 13:12 WIB
loading...
Berbisnis memang penuh tantangan. Tapi selama kita gigih menjalaninya, pasti membuahkan hasil Buddies! Itulah yang dirasakan oleh Dea Manggala, owner Haneul, quick service restaurant atau restoran siap saji Korea. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Berbisnis memang penuh tantangan. Tapi selama kita gigih menjalaninya, pasti membuahkan hasil Buddies! Itulah yang dirasakan oleh Dea Manggala, owner Haneul, “quick service restaurant” atau restoran siap saji Korea.
Baca Juga: Kekinian, Perusahaan F&B Ini Tawarkan Bisnis Kopi Digital Melalui Vending Machine Heiya
Dea membangun restoran karena bisnis “wedding photography” yang ia jalankan terdampak pandemi. Berdasarkan riset kecil-kecilan yang ia lakukan, pasar Korea selalu bertumbuh. Hal tersebut menginspirasi Dea untuk memulai bisnis “food and beverage” atau F&B yang mengusung hidangan ala Korea.
“Sangat besar potensinya, apalagi kalau kita lihat di Indonesia itu untuk K-popers nya nomor 1 di dunia. Jadi memang luar biasa banget peluangnya di sana. Memang orang yang ambil pasar Korea itu masih sedikit untuk brand dan kita mencoba create itu dengan memperkenalkan produk Korea yang juga kita asimilasi dengan rasa lidah Indonesia,” terang Dea.
Baca Juga: Profil Pemilik Restoran Solaria, Aliuyanto
Salah satu terobosan Dea adalah dengan memperkenalkan soju tanpa alkohol. Seperti kita ketahui Buddies, soju merupakan minuman beralkohol yang kerap diminum masyarakat Korea.
“Yang paling dicari pecinta K-drama dan K-popers itu kan dia sering lihat para idol makan contohnya mengkonsumsi soju yang beralkohol, tapi kebanyakan orang Indonesia adalah muslim. Jadi memang kita mau coba bagaimana pelanggan bisa minum soju tapi enggak ada alkoholnya. Kita buat itu dan ternyata diminati banyak orang,” jelasnya.
Baca Juga: Kekinian, Perusahaan F&B Ini Tawarkan Bisnis Kopi Digital Melalui Vending Machine Heiya
Dea membangun restoran karena bisnis “wedding photography” yang ia jalankan terdampak pandemi. Berdasarkan riset kecil-kecilan yang ia lakukan, pasar Korea selalu bertumbuh. Hal tersebut menginspirasi Dea untuk memulai bisnis “food and beverage” atau F&B yang mengusung hidangan ala Korea.
“Sangat besar potensinya, apalagi kalau kita lihat di Indonesia itu untuk K-popers nya nomor 1 di dunia. Jadi memang luar biasa banget peluangnya di sana. Memang orang yang ambil pasar Korea itu masih sedikit untuk brand dan kita mencoba create itu dengan memperkenalkan produk Korea yang juga kita asimilasi dengan rasa lidah Indonesia,” terang Dea.
Baca Juga: Profil Pemilik Restoran Solaria, Aliuyanto
Salah satu terobosan Dea adalah dengan memperkenalkan soju tanpa alkohol. Seperti kita ketahui Buddies, soju merupakan minuman beralkohol yang kerap diminum masyarakat Korea.
“Yang paling dicari pecinta K-drama dan K-popers itu kan dia sering lihat para idol makan contohnya mengkonsumsi soju yang beralkohol, tapi kebanyakan orang Indonesia adalah muslim. Jadi memang kita mau coba bagaimana pelanggan bisa minum soju tapi enggak ada alkoholnya. Kita buat itu dan ternyata diminati banyak orang,” jelasnya.
Lihat Juga :