Belanja Negara RI hingga Maret 2023 Habiskan Rp347,3 Triliun, Setara 15,5% dari Target
Senin, 17 April 2023 - 16:18 WIB
loading...
Menkeu, Sri Mulyani membeberkan rincian belanja pemerintah pusat mencapai Rp347,3 triliun hingga 31 Maret 2023. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati mencatat bahwa realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp347,3 triliun hingga 31 Maret 2023. Angka ini setara dengan 15,5% target dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN 2023 .
Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Beberkan Arah Kebijakan Fiskal Indonesia di 2024
Adapun belanja pemerintahan pusat ini terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan belanja non K/L. "Yang pertama, belanja K/L mencapai Rp166,9 triliun atau 16,7% dari target APBN," ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi April 2023 di Jakarta, Senin (17/4/2023).
Belanja ini utamanya dimanfaatkan untuk penyaluran BOS, penyaluran PKH dan Kartu Sembako, penyaluran bantuan iuran bagi peserta PBI JKN dan bantuan bencana. Selain itu, belanja ini juga ditujukan untuk pembangunan bendungan, jaringan irigasi, pengadaan peralatan/mesin, pemeliharaan jalan, dan operasional K/L.
"Sementara itu, belanja non K/L mencapai Rp180,3 triliun atau 14,5% dari target APBN 2023," kata Sri.
Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Beberkan Arah Kebijakan Fiskal Indonesia di 2024
Adapun belanja pemerintahan pusat ini terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan belanja non K/L. "Yang pertama, belanja K/L mencapai Rp166,9 triliun atau 16,7% dari target APBN," ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi April 2023 di Jakarta, Senin (17/4/2023).
Belanja ini utamanya dimanfaatkan untuk penyaluran BOS, penyaluran PKH dan Kartu Sembako, penyaluran bantuan iuran bagi peserta PBI JKN dan bantuan bencana. Selain itu, belanja ini juga ditujukan untuk pembangunan bendungan, jaringan irigasi, pengadaan peralatan/mesin, pemeliharaan jalan, dan operasional K/L.
"Sementara itu, belanja non K/L mencapai Rp180,3 triliun atau 14,5% dari target APBN 2023," kata Sri.
Lihat Juga :