Kotugres Ikuti Pelatihan Daring di Tengah Pandemi bersama ESMOD Jakarta
Selasa, 21 Juli 2020 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Ke depan, ESMOD juga akan menyusun beberapa modul pelatihan untuk anggota Kotugres dalam bentuk video tutorial sehingga lebih mudah dipelajari ulang. Pelatihan awal dengan ESMOD Jakarta ini diikuti enam anggota Kotugres yang memang memiliki minat di bidang desain fashion dan bisnis mode. Adapun jumlah anggota Kotugres seluruhnya adalah 26 orang. Beberapa di antaranya memiliki minat berusaha di bidang kuliner.
(Baca Juga: Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan)
Rosi, salah satu anggota Kotugres yang ikut pelatihan dengan ESMOD mengaku pengalaman diskusi daring adalah yang pertama dialaminya. "Saya bersemangat ingin belajar pola, punya merek baju sendiri," ungkapnya.
Didampingi kedua orangtuganya, Alfa, anggota lainnya mengaku ingin meningkatkan keahlian di bidang fesyen. Saat ini, kata Alfa dengan bahasa isyarat, dirinya sudah mampu memproduksi baju kemeja hingga celana. Namun, dia ingin belajar lebih jauh tentang bagaimana membuat jas yang baik.
Innik Hikmatin, Kepala UPT RC Gresik, yang menjadi Pembina Kotugres, bersyukur pelatihan daring dengan anggota Kotugres bisa berjalan dengan baik. “Kami terus berusaha menggali potensi perserta yang ada. Ini merupakan transisi dari UPT RC Gresik untuk penyiapan bekal kemandirian para penyandang difabel tuli agar mereka siap mandiri,” jelasnya.
(Baca Juga: Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan)
Rosi, salah satu anggota Kotugres yang ikut pelatihan dengan ESMOD mengaku pengalaman diskusi daring adalah yang pertama dialaminya. "Saya bersemangat ingin belajar pola, punya merek baju sendiri," ungkapnya.
Didampingi kedua orangtuganya, Alfa, anggota lainnya mengaku ingin meningkatkan keahlian di bidang fesyen. Saat ini, kata Alfa dengan bahasa isyarat, dirinya sudah mampu memproduksi baju kemeja hingga celana. Namun, dia ingin belajar lebih jauh tentang bagaimana membuat jas yang baik.
Innik Hikmatin, Kepala UPT RC Gresik, yang menjadi Pembina Kotugres, bersyukur pelatihan daring dengan anggota Kotugres bisa berjalan dengan baik. “Kami terus berusaha menggali potensi perserta yang ada. Ini merupakan transisi dari UPT RC Gresik untuk penyiapan bekal kemandirian para penyandang difabel tuli agar mereka siap mandiri,” jelasnya.
Lihat Juga :