Nyaris Bangkrut, Nasabah Bank First Republic Tarik Dana Rp1.493 Triliun
Selasa, 25 April 2023 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
First Republic melaporkan akan memangkas sebanyak 25% tenaga kerja dalam dua bulan ke depan untuk mengurangi biaya. Itu memiliki sekitar 7.200 karyawan pada akhir tahun lalu.
Tak hanya itu, bank juga melaporkan untuk mengurangi biaya dengan mengurangi ruang kantor dan proyek serta aktivitas yang tidak penting. Beberapa eksekutif Wall Street secara pribadi memperkirakan saham First Republic akan dijual seluruhnya atau sebagian. Keuntungannya anjlok lebih dari sepertiga pada kuartal 1 tahun ini menjadi USD229 juta, atau USD1,23 per saham.
Itu sedikit lebih baik dari perkiraan analis dan membuat pinjaman sedikit lebih banyak meskipun keuntungan dari pinjaman telah turun lebih dari 20%.
"Terlepas dari ketidakpastian beberapa bulan terakhir kami telah mempertahankan 90% dari hubungan klien kami yang kami miliki pada awal kuartal pertama," kata Kepala Eksekutif First Republic Michael Roffler, di mana bank menolak untuk menjawab pertanyaan dari analis.
"Kami sedang bekerja untuk merestrukturisasi neraca kami dan mengurangi pengeluaran dan pinjaman jangka pendek kami," jelas Chief Financial Officer Neal Holland.
Tak hanya itu, bank juga melaporkan untuk mengurangi biaya dengan mengurangi ruang kantor dan proyek serta aktivitas yang tidak penting. Beberapa eksekutif Wall Street secara pribadi memperkirakan saham First Republic akan dijual seluruhnya atau sebagian. Keuntungannya anjlok lebih dari sepertiga pada kuartal 1 tahun ini menjadi USD229 juta, atau USD1,23 per saham.
Itu sedikit lebih baik dari perkiraan analis dan membuat pinjaman sedikit lebih banyak meskipun keuntungan dari pinjaman telah turun lebih dari 20%.
"Terlepas dari ketidakpastian beberapa bulan terakhir kami telah mempertahankan 90% dari hubungan klien kami yang kami miliki pada awal kuartal pertama," kata Kepala Eksekutif First Republic Michael Roffler, di mana bank menolak untuk menjawab pertanyaan dari analis.
"Kami sedang bekerja untuk merestrukturisasi neraca kami dan mengurangi pengeluaran dan pinjaman jangka pendek kami," jelas Chief Financial Officer Neal Holland.
Lihat Juga :