Jutaan Warga AS Terancam Kelaparan, Ini Penyebabnya

Minggu, 30 April 2023 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Namun, menurut USDA, rata-rata manfaat individu naik menjadi lebih dari US230 per bulan pada tahun 2022, dari sedikit di bawah USD130 pada 2019. Selama pandemi, sulit untuk mengurai efek dari berbagai mekanisme dukungan ekonomi yang diberlakukan, dan sulit untuk menentukan seberapa besar penurunan kekurangan pangan yang disebabkan oleh peningkatan tunjangan, dibandingkan dengan peningkatan tunjangan pengangguran.

Ekonom dari di Institut Penelitian Kebijakan Universitas Northwestern Diane Whitmore Schanzenbach mempelajari apa yang terjadi di 14 negara bagian pada waktu itu yang telah mengakhiri manfaat EA lebih awal. Hasilnya adalah kelaparan meningkat.

"Ketika itu dihentikan, mereka kadang-kadang sering tidak cukup buat makan dalam seminggu terakhir. Ketidakcukupan makanan meningkat sekitar 10% meningkat dua kali lipat bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah," katanya. "Jadi itulah yang saya perkirakan akan terjadi karena manfaat tunjangan ini dihentikan mulai bulan ini," ungkapnya.

Dia mengungkapkan program bantuan sosial tersebut besar manfaatnya untuk mencegah kelaparan di AS. "SNAP telah membantu jutaan individu dan keluarga menjaga ketersediaan makanan, meskipun ada dampak ekonomi yang parah dari pandemi dan inflasi," kata Kepala Pejabat Hubungan Pemerintah untuk Feeding America, Vince Hall.

"Berakhirnya bantuan ini secara nasional berarti hampir USD3 miliar per bulan daya beli masyarakat akan hilang dari ekonomi Amerika," kata dia kepada VOA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved