Pascaambruknya Bank Besar AS, Regulator Perketat Pengawasan

Senin, 01 Mei 2023 - 12:01 WIB
loading...
A A A
Lembaga Penjamin Simpanan AS, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) mengungkapkan penyebab kegagalan Signature Bank. Hal ini terjadi karena manajemen yang buruk dan pengejaran pertumbuhan yang cepat dan tidak terkendali dengan sedikit memperhatikan manajemen risiko.

FDIC mengakui staf pengawasnya tidak cukup memadai untuk melakukan tugas dalam mengawasi bank secara menyeluruh. Hal itu pun disebut sebagai salah satu faktor pendorong kegagalan bank-bank besar AS.

Sejak 2020, rata-rata 40% posisi di staf pengawas bank besar FDIC di wilayah New York kosong atau diisi oleh karyawan sementara, berdasarkan laporan itu. “FDIC juga seharusnya dapat meningkatkan tindakan pengawasan lebih cepat, konsisten dengan konsep pengawasan forward-looking yang dimiliki Divisi Pengawasan Manajemen Risiko,” bebernya.

Menurut laporan tersebut, manajemen dan dewan Signature Bank hanya mengejar pertumbuhan dan simpanan tanpa mengembangkan dan mempertahankan praktik dan kontrol manajemen risiko yang memadai yang sesuai dengan ukuran, kompleksitas, dan profil risiko institusi.

Seiring dengan pengetatan pengawasan, Regulator disebut tengah bersiap untuk menutup First Republic yang berbasis di San Francisco. Hal tersebut terjadi karena deposan telah menarik USD100 miliar dari rekening di bank dalam kepanikan yang dipicu oleh kegagalan SVB dan Signature, yang membahayakan kelangsungan bank tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
SMBC Indonesia Fokus...
SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
RUPST SMBC Indonesia...
RUPST SMBC Indonesia Setujui Pembagian Dividen, Bukti Komitmen ke Pemegang Saham
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Bank BRI Buka Lowongan...
Bank BRI Buka Lowongan Kerja BBAP 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
Rekomendasi
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved