Bukukan Penjualan Rp2,3 Triliun, Laba Kimia Farma Melesat 876,9 Persen di Kuartal I-2023
Rabu, 03 Mei 2023 - 13:51 WIB
loading...
Kimia Farma catatkan pertumbuhan laba yang sangat tinggi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk. (“KAEF”) mengawali periode 2023 dengan mencetak kinerja positif pada kuartal I. Anggota holding BUMN Farmasi Bio Farma ini menorehkan pertumbuhan penjualan ekspor dan deretan lini produk unggulan perseroan.
Baca juga: SWF China dan INA Jadi Investor Baru Apotek Kimia Farma
Kimia Farma membukukan pertumbuhan penjualan menjadi Rp2,3 triliun pada kuartal I tahun 2023. Kinerja positif ini berkat meningkatnya penjualan di pasar domestik dan ekspor. Realisasi ekspor Kimia Farma sepanjang Januari 2023 hingga Maret 2023 tumbuh 77% menjadi Rp33,11 miliar.
"Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh perseroan dipasarkan ke berbagai belahan dunia, yakni Asia, Eropa, Australia, Afrika, dan Amerika," ujar Direktur Utama Kimia Farma David Utama dalam keterangan resminya, Rabu (3/5/2023).
Kinerja positif juga tecermin dari kenaikan kontribusi dari penjualan produk over the counter (OTC) dan kosmetik yang meningkat signifikan menjadi Rp66,46 miliar. Selain itu, kontribusi produk etikal juga meningkat menjadi Rp774,14 miliar hingga akhir Maret 2023.
Keputusan manajemen Kimia Farma untuk menerapkan operational excellence with path to profitability turut membuat beban pokok penjualan perseroan turun secara tahunan pada kuartal I menjadi Rp1,44 triliun. Dengan demikian, Kimia Farma mampu membukukan pertumbuhan laba kotor 14% menjadi Rp858,58 miliar (YoY).
David menyampaikan kenaikan pendapatan diperoleh dari perbaikan portofolio penjualan produk dengan margin tinggi yaitu produk etikal. Dia menambahkan, EBITDA perusahaan juga positif mencapai Rp238,97 miliar.
Baca juga: SWF China dan INA Jadi Investor Baru Apotek Kimia Farma
Kimia Farma membukukan pertumbuhan penjualan menjadi Rp2,3 triliun pada kuartal I tahun 2023. Kinerja positif ini berkat meningkatnya penjualan di pasar domestik dan ekspor. Realisasi ekspor Kimia Farma sepanjang Januari 2023 hingga Maret 2023 tumbuh 77% menjadi Rp33,11 miliar.
"Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh perseroan dipasarkan ke berbagai belahan dunia, yakni Asia, Eropa, Australia, Afrika, dan Amerika," ujar Direktur Utama Kimia Farma David Utama dalam keterangan resminya, Rabu (3/5/2023).
Kinerja positif juga tecermin dari kenaikan kontribusi dari penjualan produk over the counter (OTC) dan kosmetik yang meningkat signifikan menjadi Rp66,46 miliar. Selain itu, kontribusi produk etikal juga meningkat menjadi Rp774,14 miliar hingga akhir Maret 2023.
Keputusan manajemen Kimia Farma untuk menerapkan operational excellence with path to profitability turut membuat beban pokok penjualan perseroan turun secara tahunan pada kuartal I menjadi Rp1,44 triliun. Dengan demikian, Kimia Farma mampu membukukan pertumbuhan laba kotor 14% menjadi Rp858,58 miliar (YoY).
David menyampaikan kenaikan pendapatan diperoleh dari perbaikan portofolio penjualan produk dengan margin tinggi yaitu produk etikal. Dia menambahkan, EBITDA perusahaan juga positif mencapai Rp238,97 miliar.
Lihat Juga :