Kenaikan Pungutan Ekspor dan DMO Bikin Petani Sawit Jatuh lalu Tertimpa Tangga

Kamis, 04 Mei 2023 - 20:49 WIB
loading...
Kenaikan Pungutan Ekspor...
Petani sawit keberatan dengan aturan pungutan ekspor yang baru. Foto/YorriFarli/MPI
A A A
JAKARTA - Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia (APPKSI) menilai aturan baru pungutan ekspor (PE) crude palm oil ( CPO ) sebesar USD100 per metrik ton (MT) sangat memberatkan petani. APPKSI pun mendesak aturan itu dicabut.

Baca juga: SPKS Dukung Pembentukan Satgas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit

Ketua Dewan Pembina APPKSI Arief Poyuono mengatakan, sebenarnya dengan sudah dikenakannya bea keluar CPO yang cukup tinggi, tidak perlu lagi dilakukan pungutan ekspor. Pasalnya, PE CPO akhirnya oleh perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) dan para trader dibebankan kepada harga tandan buah segar (TBS) milik petani dan juga harga TBS perusahaan kebun sawit.

Arief membeberkan, dampak PE CPO terhadap harga TBS petani di PKS pada pekan pertama April 2023 masih di harga rata-rata sekitar Rp2.400-2.700/kg. Kemudian harga TBS petani sawit bermitra anjlok menjadi rata-rata Rp2.100-2.200, dari sebelumnya rata-rata Rp2.600-2.950/kg.

"Untuk harga TBS petani swadaya (mandiri), di beberapa provinsi sawit, seperti Sulawesi Selatan, Riau Kaltara, Kalbar , Sulbar, Sultra, Papua, dan beberapa provinsi lainnya, harga TBS sawit sudah anjlok diharga Rp1.650-Rp1.800/kg,” kata Arief dalam keterangan tertulis, Kamis (4/5/2023).

Menurut Arief, kondisi ini tentu saja sangat merugikan petani sawit mandiri ataupun petani plasma. Alhasil, bisa berdampak buruk bagi macetnya pembayaran kredit ke perbankan oleh para petani sawit. Begitu juga angsuran kredit oleh perusahaan perkebunan sawit yang mayoritas dana investasinya diperoleh dari perbankan.

Terkait Domestic Market Obligation yang harus dipenuhi Ratio DMO diturunkan dari 1:6 ke 1:4, Arief berpendapat langkah ini akan membuat harga futures di luar negeri naik dan harga dalam negeri turun. Selain itu pungutan ekspor juga akan naik karena dasar perhitungannya menggunakan harga internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Heran Minyak...
Prabowo Heran Minyak Goreng Sempat Langka, Padahal Indonesia Penghasil Sawit Terbesar
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Rekomendasi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved