Kuasai 15% Saham Pefindo, Asing Kian Masuki Bisnis Pemeringkatan Surat Utang di Indonesia

Senin, 08 Mei 2023 - 14:39 WIB
loading...
Kuasai 15% Saham Pefindo,...
S&P Global Ratings kuasai 15 persen saham Pefindo. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - S&P Global Ratings , salah satu raksasa perusahaan pemeringkat global yang bermarkas di Amerika Serikat, resmi menguasai 15% saham PT Pemeringkat Efek Indonesia ( Pefindo ). Kepemilikan ini menempatkan posisi S&P Global sebagai pemegang saham terbesar ketiga, di bawah Dana Pensiun Bank Indonesia, dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca juga: Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)

Direktur Utama Pefindo Irmawati Amran mengatakan kepemilikan ini akan memperluas kemitraan jangka panjang antara kedua perusahaan. Pefindo sendiri merupakan perusahaan pemeringkat surat utang lokal.

"Dengan keahlian dan skala globalnya akan membantu Pefindo memperluas layanan kepada stakeholders di pasar modal Indonesia," kata Irmawati dalam Konferensi Pers, Senin (8/5).

Irma menambahkan bahwa kolaborasi Pefindo dengan S&P Global Ratings telah terbangun sejak 1996 melalui perjanjian dukungan teknis.

Pefindo dan S&P Global Ratings sebelumnya mengadakan seminar dan pelatihan. Ke depan, kerja sama ini, terang Irma, akan dikembangkan lebih jauh terutama dalam membantu asistensi produk pemeringkatan perseroan.

"Ke depan, kita akan mengembangkan rating manajer investasi, rating untuk reksa dana surat utang. Nanti kita juga akan ada rangking reksa dana," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Tendang Dolar AS, Indonesia...
Tendang Dolar AS, Indonesia Bakal Terbitkan Panda Bond di China
Pertama Sejak Perang...
Pertama Sejak Perang Dunia II, Negara Uni Eropa Terbitkan Obligasi Perang
Kekurangan Dana Perang,...
Kekurangan Dana Perang, Israel Jual Surat Utang di AS Senilai Rp82 Triliun
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved