Digelar Pekan Depan, Pameran Khusus Wisata Domestik Bidik 20.000 Pengunjung dan Transaksi Rp10 M
Sabtu, 13 Mei 2023 - 21:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pariwisata Domestik Benar-benar Pulih, Tembus 734,86 Juta Perjalanan Selama 2022
Selama tiga hari gelaran #DiIndonesiaAja Travel Fair, Astindo menargetkan 20.000 pengunjung dan potensi transaksi sebesar Rp10 miliar.
“#DiIndonesiaAja Travel Fair merupakan wujud dukungan kami dalam membantu Pemerintah RI untuk menyukseskan campaign BBWI - Bangga BerWisata di Indonesia aja, seperti arahan Bapak Presiden Joko Widodo - berlibur di Indonesia saja,” imbuh Ketua Panitia #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023, Anton Sumarli.
Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono menyatakan, pemerintah tengah gencar mengampanyekan Bangga BerWisata di Indonesia (BBWI). Untuk itu, promosi lokasi pariwisata secara khusus harus lebih sering dilakukan di Indonesia.
"Saya rasa mengenai branding, Indonesia ini sangat nation branding, tapi saat ini destinasi tak ter-highlight. Misal Jepang, orang maunya ke Tokyo, misal ke Perancis orang maunya ke Paris. Indonesia tak melakukan destination development," tukasnya.
Oleh karena itu, lanjut Maya, InJourney akan terus fokus melakukan promosi destinasi pariwisata di Indonesia. “Dalam rangka mendukung promosi agar berjalan lancar, dengan terbentuknya tourism ekosistem, maka akan bisa menarik banyak wisatawan yang didukung dengan tersedianya amenities, program pariwisata dan lain-lain," urainya.
Baca juga: Labuan Bajo Kian Cantik, Erick Thohir: Ini Bukti Hasil Kolaborasi
Selama tiga hari gelaran #DiIndonesiaAja Travel Fair, Astindo menargetkan 20.000 pengunjung dan potensi transaksi sebesar Rp10 miliar.
“#DiIndonesiaAja Travel Fair merupakan wujud dukungan kami dalam membantu Pemerintah RI untuk menyukseskan campaign BBWI - Bangga BerWisata di Indonesia aja, seperti arahan Bapak Presiden Joko Widodo - berlibur di Indonesia saja,” imbuh Ketua Panitia #DiIndonesiaAja Travel Fair 2023, Anton Sumarli.
Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono menyatakan, pemerintah tengah gencar mengampanyekan Bangga BerWisata di Indonesia (BBWI). Untuk itu, promosi lokasi pariwisata secara khusus harus lebih sering dilakukan di Indonesia.
"Saya rasa mengenai branding, Indonesia ini sangat nation branding, tapi saat ini destinasi tak ter-highlight. Misal Jepang, orang maunya ke Tokyo, misal ke Perancis orang maunya ke Paris. Indonesia tak melakukan destination development," tukasnya.
Oleh karena itu, lanjut Maya, InJourney akan terus fokus melakukan promosi destinasi pariwisata di Indonesia. “Dalam rangka mendukung promosi agar berjalan lancar, dengan terbentuknya tourism ekosistem, maka akan bisa menarik banyak wisatawan yang didukung dengan tersedianya amenities, program pariwisata dan lain-lain," urainya.
Baca juga: Labuan Bajo Kian Cantik, Erick Thohir: Ini Bukti Hasil Kolaborasi
Lihat Juga :