Pastikan Mutu Pelayanan, PLN Jaga Kualitas Instalasi dan Peralatan Kelistrikan
Rabu, 22 Juli 2020 - 21:34 WIB
loading...
Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi (kiri) dan General Manager PLN Pusertif Septa Hamid (tengah) saat meninjau ruang Laboraturium Tera kWh meter di PLN Pusertif, Rabu (2/7). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - PLN selalu menjaga standar dan kualitas dari pasokan listrik kepada masyarakat. Pasokan listrik ini juga amat bergantung pada kualitas instalasi dan peralatan listrik yang digunakan.
PLN melalui salah satu unitnya, yaitu PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif) yang bergerak di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, berperan dalam menjaga kualitas dan mutu material yang akan digunakan PLN, baik di sisi transmisi, distribusi, hingga kWh meter. PLN Pusertif melakukan pengujian terhadap material kelistrikan tersebut sesuai standar yang berlaku.
"Seluruh peralatan listrik yang kami gunakan, seperti kabel dan kWh meter yang dipasang oleh PLN, sudah melalui tahap pengujian untuk dilakukan standardisasi di tempat kami," tutur General Manager PLN Pusertif, Septa Hamid.
Dengan adanya standardisasi ini maka seluruh material kelistrikan yang terpasang pada instalasi PLN akan memiliki fitur, fasilitas, dan kualitas yang sama meskipun berbeda pabrik pembuatnya. Standar yang telah ditetapkan ini akan menjadi panduan bagi pabrikan yang memasok hasil produksinya untuk memenuhi kebutuhan PLN.
Dalam menetapkan standardisasi peralatan, PLN juga memperhatikan besaran tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sehingga akan mendorong perusahaan dalam negeri untuk tumbuh dan menjaga keberlangsungan ekonomi nasional. ( Baca juga:Mobil Listrik Buatan China 'SsangYong E100' Siap Tebar Pesona di Korsel )
Sebagai contoh, standar PLN untuk meter prabayar disusun dengan merujuk pada standar internasional yang berlaku dalam industri meter prabayar dan disesuaikan (customize) dengan kebutuhan PLN dan pelanggan.
"Jadi siapa pun produsennya, standarnya sama. Untuk peralatan instalasi kami cek kualitasnya, untuk kWh meter kami cek akurasinya. Kami harus pastikan semuanya sesuai standar," tambah Septa.
PLN melalui salah satu unitnya, yaitu PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif) yang bergerak di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, berperan dalam menjaga kualitas dan mutu material yang akan digunakan PLN, baik di sisi transmisi, distribusi, hingga kWh meter. PLN Pusertif melakukan pengujian terhadap material kelistrikan tersebut sesuai standar yang berlaku.
"Seluruh peralatan listrik yang kami gunakan, seperti kabel dan kWh meter yang dipasang oleh PLN, sudah melalui tahap pengujian untuk dilakukan standardisasi di tempat kami," tutur General Manager PLN Pusertif, Septa Hamid.
Dengan adanya standardisasi ini maka seluruh material kelistrikan yang terpasang pada instalasi PLN akan memiliki fitur, fasilitas, dan kualitas yang sama meskipun berbeda pabrik pembuatnya. Standar yang telah ditetapkan ini akan menjadi panduan bagi pabrikan yang memasok hasil produksinya untuk memenuhi kebutuhan PLN.
Dalam menetapkan standardisasi peralatan, PLN juga memperhatikan besaran tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sehingga akan mendorong perusahaan dalam negeri untuk tumbuh dan menjaga keberlangsungan ekonomi nasional. ( Baca juga:Mobil Listrik Buatan China 'SsangYong E100' Siap Tebar Pesona di Korsel )
Sebagai contoh, standar PLN untuk meter prabayar disusun dengan merujuk pada standar internasional yang berlaku dalam industri meter prabayar dan disesuaikan (customize) dengan kebutuhan PLN dan pelanggan.
"Jadi siapa pun produsennya, standarnya sama. Untuk peralatan instalasi kami cek kualitasnya, untuk kWh meter kami cek akurasinya. Kami harus pastikan semuanya sesuai standar," tambah Septa.
Lihat Juga :