Kejar Investasi Mangkrak Rp709 Triliun, Bahlil: Kalau 100 Persen Punya Tuhan
Senin, 15 Mei 2023 - 22:20 WIB
loading...
Bahlil Lahadalia akan terus mengejar investasi yang mangkrak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa ada sekitar 100 proyek investasi mangkrak yang nilainya mencapai Rp708 triliun. Bahlil menargetkan pada tahun 2024 proyek investasi yang mangkrak itu akan selesai hingga 90%.
Baca juga: Bahlil: RI Produksi Mobil Listrik dan Baterai di 2024, Jadi Negara Asia Tenggara Pertama
Saat ini baru sekitar 80% lebih atau Rp600 triliun proyek investasi mangkrak yang sudah selesai.
"Saya targetkan 2024, 90% selesai, kalau 100 persen punya Tuhan. Sampai akhir tahun ini sekitar 87%," kata Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/5/2023).
Bahlil menyebut ada beberapa kendala yang menghambat penyelesaian investasi mangkrak tersebut. Salah satunya yakni pandemi Covid-19 dan pembebasan lahan warga.
"Karena itu terkait warga. Kalau tanah di hutan bisa kita selesaikan, tapi tanah warga enggak bisa serampangan kita lakukan, yang lainnya jalan," ujarnya.
Meskipun demikian, Bahlil menyampaikan bahwa beberapa investasi besar yang sempat mangkrak saat ini sudah mulai berjalan kembali. Contohnya seperti investasi perusahaan Lotte Petrochemical asal Korea Selatan.
Baca juga: Bahlil: RI Produksi Mobil Listrik dan Baterai di 2024, Jadi Negara Asia Tenggara Pertama
Saat ini baru sekitar 80% lebih atau Rp600 triliun proyek investasi mangkrak yang sudah selesai.
"Saya targetkan 2024, 90% selesai, kalau 100 persen punya Tuhan. Sampai akhir tahun ini sekitar 87%," kata Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/5/2023).
Bahlil menyebut ada beberapa kendala yang menghambat penyelesaian investasi mangkrak tersebut. Salah satunya yakni pandemi Covid-19 dan pembebasan lahan warga.
"Karena itu terkait warga. Kalau tanah di hutan bisa kita selesaikan, tapi tanah warga enggak bisa serampangan kita lakukan, yang lainnya jalan," ujarnya.
Meskipun demikian, Bahlil menyampaikan bahwa beberapa investasi besar yang sempat mangkrak saat ini sudah mulai berjalan kembali. Contohnya seperti investasi perusahaan Lotte Petrochemical asal Korea Selatan.
Lihat Juga :