Rupiah Terlindas Dolar AS, Pasar Pesimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Capai 5,7%

Rabu, 17 Mei 2023 - 17:22 WIB
loading...
Rupiah Terlindas Dolar...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sore ini, Rabu (17/5/2023) terpantau masih tidak bertenaga. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sore ini, Rabu (17/5/2023) terpantau masih tidak berdaya. Kurs rupiah melemah 50 point di level Rp14.870 atas dolar AS (USD).

Baca Juga: Rupiah Masih Loyo Lawan Dolar AS, Hari Ini Bertengger ke Rp14.825/USD

Pelemahan rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI, yang hari ini jatuh menjadi Rp14.875/USD. Mata uang Garuda kehilangan tenaga apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.810 per USD.

Baca Juga: Stabil, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2023 Tembus 5,03%

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menerangkan, pelemahan rupiah ini didorong oleh sikap pasar yang pesimis pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 mencapai 5,3% - 5,7%.

"Pasar memproyeksikan kinerja pemerintah akan lebih baik di tahun ini, namun target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 yang mencapai 5,3 persen - 5,7 persen terlalu tinggi dan kurang realistis," terang Ibrahim dalam rilis hariannya.

Ia menilai, kondisi perekonomian tahun depan memang akan lebih baik dari tahun ini. Indikator seperti belanja pemerintah, juga konsumsi domestik yang akan naik karena adanya pemilihan umum (pemilu), akan meningkatkan geliat perekonomian.

Meskipun begitu, gejolak perekonomian yang terjadi pada tahun ini masih mungkin berbekas hingga tahun depan. "Lalu, gelaran pemilu cenderung membuat para investor dan pengusaha menunggu, sehingga mungkin terjadi perlambatan realisasi investasi," ungkap Ibrahim.

Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan Jumat (19/5) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp14.850- Rp15.020 per USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved