Menteri Teten: UMKM Mayoritas Kuliner, Kalau Enggak Keripik, Seblak

Jum'at, 19 Mei 2023 - 19:55 WIB
loading...
Menteri Teten: UMKM...
Menteri Teten Masduki mengatakan selama puluhan tahun UMKM tak terurus. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menyampaikan kegelisahannya kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air. Menurutnya saat ini rata-rata pelaku UMKM mayoritas berjualan kuliner sehingga sulit untuk naik kelas.

Baca juga: Cetak 1 Juta Wirausaha Baru hingga 2024, Begini Strategi KemenkopUKM

"UMKM ini mayoritas kuliner kalau enggak keripik, seblak, dodol, wajik. Itu-itu aja, atau paling tinggi batik atau akik, tukang batu ali dan lain sebagainya di situ aja paling tinggi kerajinan," ucap Teten di Kantor KemenkopUKM, Jakarta, Jumat (19/5/2023).

Teten mengatakan selama puluhan tahun UMKM di Indonesia tidak terurus sehingga hanya bisa menghasilkan produk-produk yang bersifat tersier.

"Nah ini kan nggak diurus UMKM kita. Dari puluhan tahun ngurus keripik aja, batik paling tinggi. Kerajinan seperti itu jadi kita mengalami stagnasi," kata Teten.

Padahal menurut Teten, Indonesia memiliki sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan. Di antaranya, sektor kelautan dan hasil perkebunan.

"Sektor kelautan yang sampai sekarang belum diberdayakan luar biasa. Padahal di sektor kelautan itu selain kita memiliki varietas ikan yang punya nilai ekonomi cukup tinggi, termasuk juga rumput laut, permintaan dunianya besar sekali. Ini tidak terlalu digarap," ujarnya.

Sementara di sektor pengolahan hasil perkebunan, dia menuturkan, bahwa Indonesia menguasai 50 juta ton crude palm oil (CPO) dunia. Tapi saat ini pelaku usaha di sektor tersebut hanya bisa menjual minyak goreng saja.

"Paling tinggi kita jualan minyak goreng, padahal Unilever pengguna paling besar CPO bisa melahirkan puluhan bahkan ratusan produknya berbasis CPO," terangnya.

Dia menambahkan, Indonesia juga merupakan penghasil minyak hapsiri terbesar di dunia dari mulai minyak nilam, minyak serai, hingga minyak cengkeh dan minyak wangi.

"Sebenarnya kita bisa menjadi pusat dari peran industri parfum, kita nggak di situ. Kita asik aja bikin bubur, bikin bakso, nasi goreng di situ aja," tandasnya.

Oleh karena itu Teten mendorong adanya program inkubasi bagi pelaku UMKM yang dinilai mampu melahirkan wirausaha-wirausaha yang inovatif.

Baca juga: Ini Penampakan Lengkap Kapal Titanic di Dasar Laut, Disusun dari 715.000 Foto Sonar

"Karena itu UMKM yang merupakan sebagian besar pelaku usaha di Indonesia ini yang harus kita scalling up. Nanti pendekatan inkubasi itu menurut saya seperti menetaskan telur, jadi harus dipilih dulu telurnya yang baik," tuturnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Solusi Praktis Restoran...
Solusi Praktis Restoran Modern: Kelola Semua Pesanan Daring Cukup dari Satu Layar
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Rekomendasi
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Afrika Selatan Cetak...
Afrika Selatan Cetak Sejarah Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved