Trump Tutup Konsulat China di AS, Rupiah Diramal Keok Hari Ini

Kamis, 23 Juli 2020 - 09:06 WIB
loading...
Trump Tutup Konsulat...
Presiden Trump tutup konsulat China di AS diprediksi bikin rupiah keok hari ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketegangan kembali antara Amerika Serikat (AS) dan China diprediksi masih menjadi momok terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS . Perseteruan dua bebuyutan tersebut diramal membuat rupiah pekan keempat hari ini tidak berdaya.

Apalagi semalam, Presiden Donald Trump memerintahkan menutup konsulat Tiongkok di Houston, AS membuat hubungan ke dua negara semakin panas. Keputusan Trump menutup konsulat China di AS karena dianggap sebagai sarang mata-mata sehingga berpotensi mendorong pelemahan nilai tukar emerging market terhadap dolar AS.

"Keputusan terbaru pemerintah AS tersebut berpotensi mendapatkan balasan dari Tiongkok dan memperburuk hubungan yang dikhawatirkan merembet ke isu perdagangan," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Baca Juga: Rupiah Balik Berotot di Akhir Sesi Saat Pounds Menjauhi Level Terbaiknya

Menurut dia hubungan perdagangan yang kurang baik antara dua ekonomi terbesar dunia bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, pasar juga masih khawatir penularan virus yang masih terus meninggi meskipun usaha-usaha penemuan vaksin sudah mengalami kemajuan "Rupiah berpotensi melemah hari ini dengan kisaran 14600-14800," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Berita Terkini
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved