KemenPUPR Sebut Penambahan Jalan Nasional di Era SBY Bukan Pembangunan Baru

Rabu, 24 Mei 2023 - 18:19 WIB
loading...
KemenPUPR Sebut Penambahan...
Klaim pembangunan jalan di era SBY lebih panjang dari periode saat ini ditepis oleh Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Klaim pembangunan jalan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) lebih panjang dari periode saat ini ditepis oleh Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pasalnya diterangkan klaim akumulasi panjang jalan selama kepemimpinan SBY merupakan perubahan status dari sebelumnya jalan provinsi menjadi jalan nasional, alias bukan pembangunan jalan baru.

"Itu adalah jalan perubahan status, dari jalan provinsi menjadi jalan nasional, bukan pembangunan jalan baru, yang disebut bahwa pembangunan jalan di zaman SBY lebih panjang dari Zaman Jokowi (Joko Widodo), bukan itu maksud data BPS, jadi salah interpretasi jalan," ujar Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR , Hedy Rahadian di Gedung DPR, Rabu (24/5/2023).

Baca Juga: Anies Bandingkan Pembangunan Jalan Era Jokowi dengan SBY, Hasto: Suruh Lihat Jakarta Saja

Sehingga menurut Hedy jalan yang dibangun saat era SBY juga tidak lebih panjang dari pembangunan jalan baru di era Presiden Jokowi. Hedy mengatakan sejak tahun 2014 hingga saat tahun 2022 setidaknya telah terbangun jalan baru sepanjang 1.100 km.

"Misal saya punya jalan provinsi nih, itu jalannya ada sudah dibangun, nanti ditahun sekian, berubah statusnya dari jalan provinsi menjadi jalan nasional, jadi bukan pembangunan jalan baru itu, itu perubahan status jalan, bukan hasil pembangunan jalan," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Rekomendasi
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved