Arab Saudi Berpeluang Gabung dengan Bank BRICS, Bye Bye Dolar AS?

Selasa, 30 Mei 2023 - 16:42 WIB
loading...
Arab Saudi Berpeluang...
Bank BRICS dalam pembicaraan dengan Arab Saudi sebagai anggota baru dan terus memperluas jangkauan global, yang bertujuan membantu negara-negara anggota mengurangi ketergantungan pada dolar AS (USD) dan euro. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - New Development Bank (NDB) yang dibentuk BRICS terus memperluas jangkauan global, yang bertujuan membantu negara-negara anggota mengurangi ketergantungan pada dolar AS (USD) dan euro. Bank BRICS saat ini sedang dalam pembicaraan dengan Arab Saudi sebagai anggota baru.

Baca Juga: Mengenal New Development Bank, Saingan Bank Dunia Milik BRICS

Seperti dilansir Financial Times (FT), langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemberi pinjaman yang berbasis di Shanghai, dengan produsen minyak terbesar kedua di dunia. BRICS sendiri didirikan pada tahun 2014 lalu oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

"Di Timur Tengah, kami sangat menyadari pentingnya Kerajaan Arab Saudi dan saat ini terlibat dalam dialog intens dengan mereka," kata NDB dalam sebuah pernyataan dikutip dari RT.

Baca Juga: Langkah BRICS Terbitkan Mata Uang Baru Bakal Tekan Dominasi Dolar

Diluncurkan dengan tujuan membiayai infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di negara-negara anggota dan negara-negara berkembang lainnya. NDB BRICS telah memperluas keanggotaannya dengan memasukkan Bangladesh, Uni Emirat Arab, Uruguay dan Mesir.

Sejauh ini Bank BRICS telah meminjamkan USD33 miliar untuk lebih dari 96 proyek di lima negara anggota pendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Rekomendasi
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved