Wall Street Berakhir Berdarah-darah Jelang Pemungutan Plafon Utang AS

Kamis, 01 Juni 2023 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Volume di bursa AS adalah 13,87 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,58 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. Keuntungan yang didorong oleh teknologi telah menempatkan Nasdaq di jalur untuk kinerja terbaiknya di bulan Mei sejak 2020.

Federal Deposit Insurance Corporation mengatakan total simpanan bank AS turun dengan rekor 2,5% pada kuartal pertama setelah dua kegagalan bank besar. Indeks sektor keuangan S&P 500 (.SPSY) turun 1,1%, dengan bank (.SPXBK) mengambil beban terberat dengan penurunan 2,0%. Advance Auto Parts Inc (AAP.N) anjlok 35,0%, jatuh terbesar pada S&P 500, setelah pengecer suku cadang mobil memangkas perkiraan setahun penuh.

Saham pembuat suku cadang mobil lainnya termasuk Genuine Parts Co (GPC.N), Autozone (AZO.N) dan O'Reily Automotive (ORLY.O) masing-masing turun 5,6%, 2,8% dan 2,7%. Hewlett Packard Enterprise Co (HPE.N) tergelincir 7,1% setelah meleset dari estimasi Wall Street untuk pendapatan kuartal kedua. Saham Nvidia Corp (NVDA.O) turun 5,7% sehari setelah mencapai rekor tertinggi yang secara singkat meningkatkan nilai pasarnya di atas USD1 triliun pada hari Selasa, dipicu oleh taruhan pada ledakan AI.

Intel Corp (INTC.O) adalah pemenang terbesar di S&P 500, melonjak 4,8% karena pembuat chip tersebut mengatakan berada di jalur yang tepat untuk mencapai ujung atas perkiraan pendapatan kuartal kedua. Intel telah meningkat 14,7% dalam reli tiga hari terbesarnya sejak Maret 2009.

Masalah yang menurun melebihi jumlah yang meningkat di NYSE dengan rasio 1,39 banding 1, di Nasdaq, rasio 1,37 banding 1 disukai yang menurun. S&P 500 membukukan empat tertinggi baru dalam 52 minggu dan 23 terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 36 tertinggi baru dan 182 terendah baru.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Rekomendasi
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved