Wall Street Berakhir Berdarah-darah Jelang Pemungutan Plafon Utang AS

Kamis, 01 Juni 2023 - 08:30 WIB
loading...
A A A
"Terus terang, jika kita benar-benar melambat, pasar tidak menawarkan makan siang gratis," katanya. "Ini akan menjadi perjuangan jika inflasi tidak dianggap surut, di mana kita berada."

Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa lowongan pekerjaan AS secara tak terduga naik pada bulan April, mencerminkan kekuatan pasar tenaga kerja yang terus-menerus yang menunjukkan tekanan pada upah dan inflasi.

Pedagang berjangka menaikkan hingga 70% kemungkinan kenaikan 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Fed 13-14 Juni. Tapi kemungkinan itu turun menjadi sekitar 32% setelah komentar pejabat Fed yang condong ke apa yang disebut beberapa orang sebagai "jeda hawkish." FEDWATCH.

Baca Juga: Jelang Voting Kesepakatan Plafon Utang AS, Wall Street Hari Ini Dibuka Tertekan

Gubernur The Fed dan calon wakil ketua Philip Jefferson mengatakan melewatkan kenaikan suku bunga dalam dua minggu akan memberikan waktu kepada pembuat kebijakan untuk melihat lebih banyak data sebelum membuat keputusan. Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker juga mengatakan pada hari Rabu bahwa untuk saat ini dia cenderung untuk mendukung "melewati" kenaikan suku bunga.

"Data ekonomi baru-baru ini tidak benar-benar mendukung jeda kenaikan suku bunga," kata Tim Ghriskey, kepala strategi investasi di Inverness Counsel di New York. "Tapi kami memiliki sejumlah gubernur Fed yang keluar sore ini dan mengatakan jeda mungkin atau pasti mungkin."

Laporan pengangguran Mei yang diawasi ketat oleh Departemen Tenaga Kerja, yang akan dirilis pada hari Jumat, dapat memutuskan apakah terjadi kenaikan suku bunga. Indeks utama mengupas beberapa penurunan setelah komentar dari pejabat Fed.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Rekomendasi
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Berita Terkini
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved