Jebakan Utang China: Penjarahan Aset Negara Miskin, Bahayakan Keamanan AS

Kamis, 01 Juni 2023 - 12:36 WIB
loading...
A A A
Negara-negara tersebut jebakan utang China telah merenggut lebih besar dari penerimaan pajak sehingga memaksa negara negara tersebut mengambil pilihan sulit. Lebih buruk lagi, negara-negara yang berhutang ke China seringkali tidak dapat meminta keringanan dari pemberi pinjaman lain sebagai akibat dari persyaratan rahasia atas pinjaman mereka dengan China.

Hasilnya adalah apa yang oleh banyak analis disebut sebagai perangkap utang China, dengan beberapa teori bahwa persyaratan pinjaman hampir tidak mungkin untuk dilunasi sehingga memaksa negara-negara untuk menyerahkan aset strategis di bawah kendali China.

Mungkin contoh paling terkenal dari jebakan utang China adalah Pelabuhan Internasional Hambantota di Sri Lanka. Dibuka pada tahun 2010, 70% saham kendali pelabuhan akhirnya dijual ke perusahaan China China Merchants Port untuk melunasi utang negara yang tidak terkait dengan pembangunan atau pengoperasian pelabuhan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, sewa 99 tahun ditandatangani yang memberikan kendali atas pelabuhan ke China meskipun ada keberatan dari mereka yang merasa kesepakatan itu mengikis kedaulatan Sri Lanka.

Kesepakatan itu datang hanya beberapa tahun sebelum Sri Lanka gagal membayar utangnya. Fortune memperkirakan 50% pinjaman luar negeri itu berasal dari China dan sepertiga dari pendapatan pemerintah digunakan untuk melunasi utang luar negeri.

Baca Juga: Negara yang Bandara dan Pulaunya Disita China, Akibat Tak Bisa Bayar Utang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Rekomendasi
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved