Erick Thohir Minta Tambahan Anggaran ke Sri Mulyani Rp56 Miliar, Buat Apa?

Senin, 05 Juni 2023 - 17:24 WIB
loading...
Erick Thohir Minta Tambahan...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta tambahan pagu anggaran Kementerian BUMN tahun buku 2024 sebesar Rp56 miliar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta tambahan pagu anggaran Kementerian BUMN tahun buku 2024 sebesar Rp56 miliar. Usulan itu disampaikan saat rapat kerja (raker) bersama dengan Komisi VI DPR RI.

Baca Juga: Anggaran Kementerian BUMN Kecil, Erick Thohir Bandingkan dengan Malaysia

Menurutnya, Kementerian BUMN memerlukan tambahan modal untuk menjalankan 18 program prioritas pada tahun depan. Karena itu harus mendapat dukungan dari lembaga legislatif dan pemerintah.

"Penambahan yang diusulkan untuk tahun 2024, bila dimungkinkan yaitu kita ingin menambahkan Rp56 miliar sesuai dengan ada kegiatan 18 prioritas yang diusulkan," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (5/6/2023).

Baca Juga: Capaian BUMN di 2021, Cetak Laba Bersih Rp131 Triliun dan Aset Tumbuh 6,39%

Adapun rincian tambahan pagu anggaran yang diusulkan kepada Komisi VI DPR RI dan Kementerian Keuangan di antaranya,
Sekretaris Kementerian BUMN sebesar Rp23 miliar. Wakil Menteri BUMN (Wamen) I dan II dengan masing-masing usulan tambahan anggaran senilai Rp2,62 miliar dan Rp2,58 miliar dengan 10 program utama.

Lalu kedeputian Hukum dan Perundang-undangan Rp1,50 miliar, Kedeputian SDM dan Teknologi Informasi Rp26,29 miliar. "Jadi ini ada usulan tambahan," katanya.

Di sisi lain, Erick Thohir mencatat persentase dana operasional Kementerian BUMN hanya berada di angka 0,002%. Padahal total aset perusahaan pelat merah yang dikelola mencapai Rp9.867 triliun.

Dia mengatakan, anggaran operasional yang diterima pihaknya dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih minim, jika dibandingkan dengan total aset BUMN saat ini.

"Kalau kita lihat dengan pengelolaan anggaran yang diberikan kepada kami itu hanya 0,002 persen daripada total aset (BUMN) yang kita kelola yang nilainya Rp9.867 triliun, jadi memang sangat amat minim," ujarnya.

Dia mencontohkan anggaran operasional yang diterima perusahaan pengelola aset negara milik pemerintah Malaysia, Khazanah Nasional Berhad. Di mana dana operasional Khazanah mencapai Rp6,3 triliun dengan total aset Rp516,6 triliun.

"Kalau dibandingkan Khazanah itu mereka dari Rp516,6 triliun, itu anggarannya Rp6,3 triliun. Nah inilah kenapa, kita tidak bermaksud membandingkan pembengkakan anggaran, tetapi apa yang kita presentasikan ini memang amat sangat kecil," ucapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Anggaran MBG Rp249 Triliun...
Anggaran MBG Rp249 Triliun Sudah Cair, Perputaran Dana di Jabar Capai Rp6 Triliun per Bulan
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
Sri Mulyani: 4 Faktor...
Sri Mulyani: 4 Faktor yang Buat Ekonomi Indonesia Tumbuh Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved