Jangan Sampai Ketinggalan! Hanya Rp100.000 Bisa Mulai Investasi di MNC Dana SBN
Selasa, 06 Juni 2023 - 15:08 WIB
loading...
MNC Asset Management menyediakan beragam produk investasi yang menarik. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dewasa ini, semakin banyak produk-produk investasi yang ditawarkan kepada masyarakat, tentunya juga mempunyai risikonya masing-masing. Salah satu investasi yang mempunyai risiko moderat adalah reksa dana pendapatan tetap.
Baca juga: Ikuti Promo Reksa Dana Fixed Income Festival 2023!
Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksa dana yang 80% dana kelolaannya pada obligasi atau surat utang, baik obligasi korporasi maupun pemerintah. Dari segi imbal hasil reksa dana pendapatan tetap mempunyai potensi keuntungan yang cukup baik. Apa lagi ditambah dengan momentum kenaikan suku bunga yang tidak agresif dan inflasi yang mulai melandai.
Salah satu reksa dana pendapatan tetap MNC Asset Management adalah MNC Dana SBN yang mempunyai tujuan untuk memperoleh tingkat pertumbuhan investasi yang stabil dan tingkat pengembalian yang menarik, serta tingkat risiko yang serendah mungkin melalui investasi pada efek bersifat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia (Surat Berharga Negara).
Momentum melandainya inflasi serta tidak agresifnya kenaikan suku bunga merupakan angin segar bagi investasi yang mempunyai efek obligasi, sebab bunga obligasi akan naik jika suku bunga acuan Bank Indonesia melandai atau turun.
Baca juga: Ikuti Promo Reksa Dana Fixed Income Festival 2023!
Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksa dana yang 80% dana kelolaannya pada obligasi atau surat utang, baik obligasi korporasi maupun pemerintah. Dari segi imbal hasil reksa dana pendapatan tetap mempunyai potensi keuntungan yang cukup baik. Apa lagi ditambah dengan momentum kenaikan suku bunga yang tidak agresif dan inflasi yang mulai melandai.
Salah satu reksa dana pendapatan tetap MNC Asset Management adalah MNC Dana SBN yang mempunyai tujuan untuk memperoleh tingkat pertumbuhan investasi yang stabil dan tingkat pengembalian yang menarik, serta tingkat risiko yang serendah mungkin melalui investasi pada efek bersifat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia (Surat Berharga Negara).
Momentum melandainya inflasi serta tidak agresifnya kenaikan suku bunga merupakan angin segar bagi investasi yang mempunyai efek obligasi, sebab bunga obligasi akan naik jika suku bunga acuan Bank Indonesia melandai atau turun.
Lihat Juga :