Harga Patokan Minyak Mentah Indonesia Mei 2023 Anjlok Jadi USD70,12 per Barel
Kamis, 08 Juni 2023 - 16:50 WIB
loading...
Indonesian Crude Price (ICP) atau harga acuan Minyak Mentah Indonesia untuk bulan Mei 2023 tercatat sebesar USD70,12 per barel atau merosot cukup tajam. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indonesian Crude Price ( ICP ) atau harga acuan minyak mentah Indonesia untuk bulan Mei 2023 tercatat sebesar USD70,12 per barel. Angka ini mengalami penurunan cukup besar yakni sebesar USD9,22 per barel dari sebelumnya pada April 2023 di posisi USD79,34 per barel.
Hal ini ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 216.K/MG.03/DJM/2023 tentang harga minyak mentah bulan Mei 2023. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi menjelaskan, bahwa harga rata-rata minyak mentah dunia juga mengalami penurunan.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tipis, ICP Februari 2023 Jadi USD79,48 per Barel
Penurunan rata-rata harga minyak mentah utama di antaranya disebabkan kekhawatiran pasar atas perekonomian dunia akibat inflasi, tingginya suku bunga, dan utang Amerika Serikat yang dapat menyebabkan resesi global dan menurunkan permintaan minyak.
"Kondisi tersebut juga memicu penurunan margin kilang secara global pada kuartal 2 tahun 2023. Selain itu, ekspor minyak Rusia pasca invasi mencapai rekor tertinggi pada bulan April 2023 hingga mencapai 8,3 juta barel per hari, termasuk rencana ekspor Rusia ke Cina akan meningkat di kisaran 40% pada tahun 2023," jelas Agung Pribadi, Kamis (8/6/2023).
Hal ini ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 216.K/MG.03/DJM/2023 tentang harga minyak mentah bulan Mei 2023. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi menjelaskan, bahwa harga rata-rata minyak mentah dunia juga mengalami penurunan.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Tipis, ICP Februari 2023 Jadi USD79,48 per Barel
Penurunan rata-rata harga minyak mentah utama di antaranya disebabkan kekhawatiran pasar atas perekonomian dunia akibat inflasi, tingginya suku bunga, dan utang Amerika Serikat yang dapat menyebabkan resesi global dan menurunkan permintaan minyak.
"Kondisi tersebut juga memicu penurunan margin kilang secara global pada kuartal 2 tahun 2023. Selain itu, ekspor minyak Rusia pasca invasi mencapai rekor tertinggi pada bulan April 2023 hingga mencapai 8,3 juta barel per hari, termasuk rencana ekspor Rusia ke Cina akan meningkat di kisaran 40% pada tahun 2023," jelas Agung Pribadi, Kamis (8/6/2023).
Lihat Juga :