Sepakat! Setiap Hari 3.000 Ton Sampah di Jakarta Bakal Disulap jadi Listrik
Jum'at, 09 Juni 2023 - 11:46 WIB
loading...
A
A
A
"Nah, kita bandingkan 1 kwh listrik dari batu bara emisinya 1000 gram per kwh, kalau dari BBJP emisinya nol. Sebab ini merupakan teknologi daur ulang, andaikan tidak di daur ulangpun emisi sampah akan dilepas ke atmosfer. Jadi, lebih baik kita jadikan biomassa yang bisa menekan emisi karbon di PLTU," bebernya.
Baca juga: Sumbernya Masih PLTU Batu Bara? Kendaraan Listrik hanya Pindahkan Emisi ke Pembangkit
Sepanjang tahun 2022 lalu, PLN mampu menekan emisi karbon hingga 580.000 ton lewat teknologi co-firing ini. Pada tahun ini PLN menargetkan pengurangan emisi hingga 860.000 ton dan 10 juta ton pengurangan emisi pada tahun 2030 mendatang. Kerja sama dengan Pemprov DKI bukanlah upaya pertama PLN dalam memastikan pasokan biomassa.
Sebelumnya, PLN juga sudah melakukan kerja sama dengan 12 Pemda maupun Pemprov di tanah air. PLN juga bersinergi dengan BUMN lain untuk menjamin pasokan biomassa.
Darmawan menambahkan, saat ini PLN telah menerapkan teknologi co-firing di 37 PLTU dan di targetkan pada tahun ini sebanyak 42 PLTU. Untuk itu, PLN membutuhkan pasokan biomassa sebanyak 1 juta ton pada 2023.
“Hingga 2025, PLN akan menerapkan teknologi ini di 52 PLTU dengan kebutuhan pasokan biomassa mencapai 10 juta ton. Oleh karena itu, kami terbuka dengan peluang kerja sama seluas-luasnya,” tandasnya.
Baca juga: Sumbernya Masih PLTU Batu Bara? Kendaraan Listrik hanya Pindahkan Emisi ke Pembangkit
Sepanjang tahun 2022 lalu, PLN mampu menekan emisi karbon hingga 580.000 ton lewat teknologi co-firing ini. Pada tahun ini PLN menargetkan pengurangan emisi hingga 860.000 ton dan 10 juta ton pengurangan emisi pada tahun 2030 mendatang. Kerja sama dengan Pemprov DKI bukanlah upaya pertama PLN dalam memastikan pasokan biomassa.
Sebelumnya, PLN juga sudah melakukan kerja sama dengan 12 Pemda maupun Pemprov di tanah air. PLN juga bersinergi dengan BUMN lain untuk menjamin pasokan biomassa.
Darmawan menambahkan, saat ini PLN telah menerapkan teknologi co-firing di 37 PLTU dan di targetkan pada tahun ini sebanyak 42 PLTU. Untuk itu, PLN membutuhkan pasokan biomassa sebanyak 1 juta ton pada 2023.
“Hingga 2025, PLN akan menerapkan teknologi ini di 52 PLTU dengan kebutuhan pasokan biomassa mencapai 10 juta ton. Oleh karena itu, kami terbuka dengan peluang kerja sama seluas-luasnya,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :