Perlu Sense of Crisis untuk Antisipasi Ancaman Resesi
Jum'at, 24 Juli 2020 - 16:45 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wabah covid 19 sekarang ini menimbulkan banyak anggapan bahwa badai resesi segera tiba. Padahal, resesi merupakan sebuah kenormalan baru sebab bukan hanya di Indonesia, banyak negara lain juga mengalami situasi serupa.
"Yang perlu kita siapkan itu menjaga sektor riil dan stabilitas sistem keuangan. Kalau kita menjaga sektor riil agar tidak kolap maka kita bisa menyelamatkan sektor keuangan," kata Direktur Riset CORE Indonesia, di Jakarta, Jumat (24/7/2020)
Jika sektor keuangan bisa selamat, maka ketika wabah covid 19 sudah berlalu ekonomi Indonesia akan siap untuk recovery. Pasalnya, sektor keuangan akan kembali menyalurkan kreditnya untuk menggerakkan ekonomi. ( Baca juga:Bank Sentral Siapkan Keran buat Bank yang Kehausan Likuiditas )
"Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah melakukan tugasnya dengan baik, yakni adanya program restrukrisasi kredit. Karena apa? Karena sangat riskan kalau bank dipaksa untuk menyalurkan kredit di tengah covid. Banyak moral hazzard-nya," beber dia.
Menurut Piter, menjaga sektor riil ini perlu upaya ekstra karena persoalan saat ini ada pada dunia usaha. "Makanya ini perlu ada sense of crisis dari pengambil kebijakan dengan melakukan terobosan," katanya.
"Yang perlu kita siapkan itu menjaga sektor riil dan stabilitas sistem keuangan. Kalau kita menjaga sektor riil agar tidak kolap maka kita bisa menyelamatkan sektor keuangan," kata Direktur Riset CORE Indonesia, di Jakarta, Jumat (24/7/2020)
Jika sektor keuangan bisa selamat, maka ketika wabah covid 19 sudah berlalu ekonomi Indonesia akan siap untuk recovery. Pasalnya, sektor keuangan akan kembali menyalurkan kreditnya untuk menggerakkan ekonomi. ( Baca juga:Bank Sentral Siapkan Keran buat Bank yang Kehausan Likuiditas )
"Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah melakukan tugasnya dengan baik, yakni adanya program restrukrisasi kredit. Karena apa? Karena sangat riskan kalau bank dipaksa untuk menyalurkan kredit di tengah covid. Banyak moral hazzard-nya," beber dia.
Menurut Piter, menjaga sektor riil ini perlu upaya ekstra karena persoalan saat ini ada pada dunia usaha. "Makanya ini perlu ada sense of crisis dari pengambil kebijakan dengan melakukan terobosan," katanya.
Lihat Juga :