Wall Street Pekan Ini, Investor Bersiap Hadapi Resesi
Senin, 12 Juni 2023 - 07:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Imbas Klaim Pengangguran yang Meningkat, Wall Street Dibuka Naik
Investor pekan ini akan mengamati data harga konsumen AS pada hari Selasa untuk tanda-tanda bahwa kenaikan suku bunga The Fed terus mendinginkan inflasi tanpa mengganggu pertumbuhan. Adapun The Fed mengakhiri pertemuan kebijakan moneter dua hari pada hari Rabu, dan sementara sebagian besar pelaku pasar mengharapkan bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, banyak juga akan mengukur keinginan pembuat kebijakan untuk pengetatan di masa mendatang.
Sejumlah pengamat pasar percaya terlalu dini untuk optimisme ekonomi. Analis di Capital Economics menulis pada hari Kamis bahwa reli kapitalisasi kecil kemungkinan prematur, dengan mengatakan mereka memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat dalam beberapa bulan mendatang. Klaim pengangguran yang dirilis pada hari Kamis lebih tinggi dari yang diharapkan, sebuah tanda bahwa pasar tenaga kerja bisa mendingin.
Namun, yang lain lebih optimis. Max Wasserman, manajer portofolio senior di Miramar Capital, telah meningkatkan posisinya di saham konsumen yang berkinerja buruk seperti Starbucks Corp (SBUX.O) dan Target Corp (TGT.N), masing-masing turun sekitar 1% dan 15% year to date.
Dia mengharapkan restoran dan pengecer mengungguli karena pertumbuhan stabil pada paruh kedua tahun ini. "Saat itulah kita berpikir kita akan dihargai," katanya.
Investor pekan ini akan mengamati data harga konsumen AS pada hari Selasa untuk tanda-tanda bahwa kenaikan suku bunga The Fed terus mendinginkan inflasi tanpa mengganggu pertumbuhan. Adapun The Fed mengakhiri pertemuan kebijakan moneter dua hari pada hari Rabu, dan sementara sebagian besar pelaku pasar mengharapkan bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, banyak juga akan mengukur keinginan pembuat kebijakan untuk pengetatan di masa mendatang.
Sejumlah pengamat pasar percaya terlalu dini untuk optimisme ekonomi. Analis di Capital Economics menulis pada hari Kamis bahwa reli kapitalisasi kecil kemungkinan prematur, dengan mengatakan mereka memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat dalam beberapa bulan mendatang. Klaim pengangguran yang dirilis pada hari Kamis lebih tinggi dari yang diharapkan, sebuah tanda bahwa pasar tenaga kerja bisa mendingin.
Namun, yang lain lebih optimis. Max Wasserman, manajer portofolio senior di Miramar Capital, telah meningkatkan posisinya di saham konsumen yang berkinerja buruk seperti Starbucks Corp (SBUX.O) dan Target Corp (TGT.N), masing-masing turun sekitar 1% dan 15% year to date.
Dia mengharapkan restoran dan pengecer mengungguli karena pertumbuhan stabil pada paruh kedua tahun ini. "Saat itulah kita berpikir kita akan dihargai," katanya.
(nng)
Lihat Juga :