Kian Diminati, Penjualan Air Minuman Kemasan Galon Bermerek Tembus Rp9,7 Triliun
Senin, 19 Juni 2023 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Algooth tersebut disampaikan dalam paparannya dalam Diskusi Menyikapi Hoax dan Negative Campaign Dalam Persaingan Bisnis AMDK yang digelar, Kamis (15/6). Menurut Algooth Eropa dan Amerika, telah banyak menyampaikan peringatan dan bahkan larangan dari orotitas keamanan pangan atas kemasan pangan yang berisiko mengandung BPA.
BPA adalah senyawa kimia yang dinilai dapat memicu kanker, gangguan hormonal dan kesuburan pada pria dan wanita, serta gangguan tumbuh kembang janin dan anak. Senyawa tersebut diketahui mudah luruh dari kemasan galon dan rawan terminum oleh konsumen hingga ke level yang melebihi ambang batas aman.
Untuk menghindari risiko BPA, produsen galon bisa menggunakan kemasan Polietilena Tereftalat (PET) atau jenis plastik yang bebas BPA. Bahannya cukup tersedia di dalam negeri dengan harga hanya seperempatnya, USD1 per kilogram.
Untuk menjaga persaingan usaha yang sehat, Kepala Badan Pengurus Pusat Perusahaan Periklanan Indonesia (BPP P3I) Susilo Dwihatmanto mengimbau kepada seluruh produsen air minum menghentikan berbagai bentuk kampanye negatif yang bertujuan untuk menjatuhkan merek tertentu atau yang menggunakan bahan tertentu.
“Kami sudah menyiapkan rambu-rambu beriklan yang jelas. Segala upaya iklan yang menjelekkan kompetitor lain, baik di media massa konvensional ataupun di media sosial, itu tidak etis,” ujar Susilo.
BPA adalah senyawa kimia yang dinilai dapat memicu kanker, gangguan hormonal dan kesuburan pada pria dan wanita, serta gangguan tumbuh kembang janin dan anak. Senyawa tersebut diketahui mudah luruh dari kemasan galon dan rawan terminum oleh konsumen hingga ke level yang melebihi ambang batas aman.
Untuk menghindari risiko BPA, produsen galon bisa menggunakan kemasan Polietilena Tereftalat (PET) atau jenis plastik yang bebas BPA. Bahannya cukup tersedia di dalam negeri dengan harga hanya seperempatnya, USD1 per kilogram.
Untuk menjaga persaingan usaha yang sehat, Kepala Badan Pengurus Pusat Perusahaan Periklanan Indonesia (BPP P3I) Susilo Dwihatmanto mengimbau kepada seluruh produsen air minum menghentikan berbagai bentuk kampanye negatif yang bertujuan untuk menjatuhkan merek tertentu atau yang menggunakan bahan tertentu.
“Kami sudah menyiapkan rambu-rambu beriklan yang jelas. Segala upaya iklan yang menjelekkan kompetitor lain, baik di media massa konvensional ataupun di media sosial, itu tidak etis,” ujar Susilo.
Lihat Juga :