China dan Barat Berlomba Menguasai Lithium di Afrika, Siapa Pemenangnya?

Rabu, 21 Juni 2023 - 04:34 WIB
loading...
A A A
Selain itu Amos Hochstein, utusan keamanan energi Joe Biden juga telah melakukan tur ke Afrika dan mengatakan, Amerika Serikat atau AS berencana mulai memberlakukan strategi dalam berinvestasi ke sektor tersebut di benua Afrika.

"Kita harus memiliki pertambangan di banyak negara, perusahaan, dan perlu ada persaingan," katanya.

"Tidak begitu kaget bila orang Cina sampai di sana lebih dulu. Mereka ada di sana lebih dulu. Itu sudah terjadi," kata direktur eksekutif Critical Metals, Russell Fryer, investor yang terdaftar di London di tambang Afrika.

Setelah Zimbabwe, Namibia adalah negara berikutnya dalam pandangan investor China. Bulan lalu Huayou Cobalt juga mendapatkan pijakan di Erongo dengan investasi kecil namun simbolis di Askari, sebuah perusahaan Australia yang mengeksplorasi di Uis.

Xinfeng, sebuah perusahaan eksplorasi China yang aktif di Erongo, telah menambang puluhan ribu ton bijih lithium mentah dan mengirimkannya ke China.

Booming Baterai

Dikenal sebagai 'emas putih', litium adalah unsur padat paling ringan dalam tabel periodik. Potensi elektrokimianya yang tinggi membuatnya penting untuk baterai kendaraan listrik.

Jumlah Lithium diyakini berlimpah di seluruh muka Bumi, jika uang dipompa ke proyek yang tepat. Tantangannya adalah waktu: penyerapan kendaraan listrik yang cepat diperkirakan akan mendorong peningkatan permintaan lithium hampir lima kali lipat pada tahun 2030.

Uni Eropa dan semakin banyak negara bagian Amerika Serikat (AS) seperti California dan New York ingin berhenti menjual mobil bensin dan diesel pada tahun 2035, tenggat waktu yang menyisakan sedikit waktu untuk menemukan deposit lithium yang baik dan mengembangkannya untuk produksi yang konsisten.

Khawatir akan kekurangan yang lebih dalam akhir dekade ini, pembuat mobil seperti General Motors bahkan telah berinvestasi di tambang.

Jika Afrika dapat dengan cepat membawa proyek lithium dekade ini, itu akan sangat membantu untuk memperbaiki kemacetan dalam transisi energi. Raksasa perdagangan komoditas Trafigura memprediksi Afrika dapat memasok seperlima dari lithium dunia pada tahun 2030.

Sementara Susan Zou, seorang analis di Rystad Energy, mengatakan benua itu "bisa menjadi bintang yang sedang naik daun untuk mineral lithium".

"Jika Anda melihat perkembangan tambang di Afrika, mereka cepat." Secara khusus, ia mencontohkan pengembangan Huayou Cobalt di Arcadia di Zimbabwe yang "di luar harapan orang".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Rekomendasi
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved