Impor Kereta Bekas Batal, Dirut KAI Beberkan Dua Akibatnya
Jum'at, 23 Juni 2023 - 11:30 WIB
loading...
Pembatalan impor kereta bekas akan membawa dua dampak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia ( KAI ) Persero Didiek Hartantyo mengatakan, larangan impor KRL bekas asal Jepang oleh pemerintah akan berdampak pada dua hal. Pertama pembengkakan nilai investasi PT KAI untuk pengadaan kereta baru, dan pembengkakan pada PSO atau subsidi tarif untuk masyarakat.
Baca juga: Luhut Pastikan Impor KRL Bekas Batal, Ini Alasannya!
Menurutnya pengadaan kereta baru dari INKA tentu memiliki harga yang lebih mahal ketimbang membeli kereta bekas. Setidaknya PT KAI perlu menyiapkan uang investasi sekitar Rp4 triliun untuk untuk membeli kereta baru yang diproduksi oleh INKA.
Satu trainset KRL untuk bisa dioperasikan memiliki harga Rp1,6 miliar, sehingga untuk memenuhi kebutuhan 10 trainset diperlukan anggaran sekira Rp16 miliar. Berdasarkan surat yang dikirimkan oleh PT KCI ke Kementerian Perdagangan tertanggal 13 September 2022, diketahui kereta bekas yang akan diimpor dari Jepang berjumlah 348 unit KRL Seri E217, terdiri dari 120 unit untuk 2023 dan 228 unit lain di 2024.
"Jadi kita akan mengikuti peraturan, sehingga untuk (tidak) melakukan importasi atau kereta bukan baru pasti ada konsekuensi. Nilai investasi maupun PSO-nya kan. Kita sedang godok dengan semua stakeholder," ujar Didiek usai acara fun cycling LRT Jabodebek, Jumat (23/6/2023).
Baca juga: Luhut Pastikan Impor KRL Bekas Batal, Ini Alasannya!
Menurutnya pengadaan kereta baru dari INKA tentu memiliki harga yang lebih mahal ketimbang membeli kereta bekas. Setidaknya PT KAI perlu menyiapkan uang investasi sekitar Rp4 triliun untuk untuk membeli kereta baru yang diproduksi oleh INKA.
Satu trainset KRL untuk bisa dioperasikan memiliki harga Rp1,6 miliar, sehingga untuk memenuhi kebutuhan 10 trainset diperlukan anggaran sekira Rp16 miliar. Berdasarkan surat yang dikirimkan oleh PT KCI ke Kementerian Perdagangan tertanggal 13 September 2022, diketahui kereta bekas yang akan diimpor dari Jepang berjumlah 348 unit KRL Seri E217, terdiri dari 120 unit untuk 2023 dan 228 unit lain di 2024.
"Jadi kita akan mengikuti peraturan, sehingga untuk (tidak) melakukan importasi atau kereta bukan baru pasti ada konsekuensi. Nilai investasi maupun PSO-nya kan. Kita sedang godok dengan semua stakeholder," ujar Didiek usai acara fun cycling LRT Jabodebek, Jumat (23/6/2023).
Lihat Juga :