Erick Thohir: 2038 Kita Berbalik Seperti Jepang, Orang Tua Lebih Banyak dari Anak muda

Jum'at, 23 Juni 2023 - 16:37 WIB
loading...
Erick Thohir: 2038 Kita...
Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan, bahwa pada tahun 2038 mendatang bakal terjadi perubahan demografi, dimana populasi Indonesia semakin menua dan kelompok muda-mudinya menyusut. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan, bonus demografi yang dinikmati Indonesia tidak selamanya sehingga harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Ia mencatat, saat 46% dari total penduduk Indonesia berusia di bawah 30 tahun.

Baca Juga: Indonesia Dapat Puncak Bonus Demografi di 2030, Jokowi: Bisa Jadi Bencana, Jika...

Namun usia produktif itu diperkirakan tidak berlangsung lama, lantaran umur orang semakin menua. Bahkan Erick mengingatkan, bahwa pada tahun 2038 mendatang bakal terjadi perubahan demografi, dimana populasi Indonesia semakin menua dan kelompok muda-mudinya menyusut.

Baca Juga: Erick Thohir: Sumber Daya Alam dan Bonus Demografi Jadi Modal Indonesia Maju di 2030

Erick Thohir menyebut, Indonesia akan seperti Jepang nantinya, dimana mayoritas penduduk didominasi usia tua daripada anak- anak muda , jika tidak ada langkah mitigasi di awal.

"The latest data sekarang Indonesia 46 persen umurnya di bawah 30 tahun, so they need jobs dan umur muda ini bukan berarti terus muda. Di 2038, kita akan berbalik seperti Jepang, lebih banyak yang tua dari yang muda," ujar Erick Thohir saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (23/6/2023).

Dia berhitung, perubahan demografi berpengaruh besar terhadap pertumbuhan makro ekonomi nasional karena kaitannya dengan serapan tenaga kerja baru.

Pemerintah Indonesia memang menargetkan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri berkisar 5% setiap tahunnya, lantaran Indonesia diperkirakan menjadi negara maju pada tahun 2045 dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat atau kelima di dunia.

Namun, pertumbuhan yang optimistik itu tidak serta-merta dapat direalisasikan. Erick mengatakan ada tantangan besar yang harus dijawab pemerintah dan masyarakat. "Artinya pertumbuhan (ekonomi) 5 persen setiap tahun akan ada challenge yang akan dihadapi, karena itu momentum percepatan harus terjadi," ucap dia.

Berbeda, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sebelumnya menyampaikan proyeksi Indonesia pada tahun 2045, dengan berbagai perhitungan dari sisi demografi maupun ekonomi, Indonesia akan memiliki populasi sebanyak 318 juta penduduk yang didominasi oleh kelompok muda.

Indonesia akan memiliki penduduk yang tidak hanya muda, tetapi juga produktif, yang sebagian besar (73 persen) tinggal di perkotaan sebagai kelas menengah.

"Apabila Indonesia bisa maju terus, maka Indonesia akan menjadi negara dengan ukuran ekonomi yang sangat besar bahkan bisa masuk di dalam 5 besar dunia dengan pendapatan per kapita mencapai USD23.000," kata Sri Mulyani.

Meski demikian, untuk menjadi negara maju dibutuhkan berbagai persyaratan baik kualitas dan ketersediaan infrastruktur yang baik, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. "Oleh karena itu pendidikan, kesehatan, skill, karakter menjadi luar biasa penting,” bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Melebur G7 Bersama BRICS...
Melebur G7 Bersama BRICS untuk Melawan Fragmentasi Dunia
Pilih Gandeng BRICS,...
Pilih Gandeng BRICS, Negara Maju G7 Bakal Melawan AS?
Mendorong Peran Pemuda...
Mendorong Peran Pemuda Mengawal Keadilan Energi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Rekomendasi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Berita Terkini
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Infografis
Orang Tua Wajib Waspada,...
Orang Tua Wajib Waspada, Berikut Cara Mencegah Diabetes pada Anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved