Lampaui Pertumbuhan Ekonomi RI dan 4 Provinsi, Pakar: Program Ganjar Sukses Genjot Perekonomian Jateng

Rabu, 28 Juni 2023 - 14:47 WIB
loading...
Lampaui Pertumbuhan...
Gubernur Ganjar Pranowo dinilai berhasil meningkatkan ekonomi Jateng. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tumbuh positif pada triwulan I 2023 sebesar 5,04% secara tahunan (year on year/yoy). Adapun kondisi tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03% dan empat provinsi besar di pulau Jawa.

Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Sri Susilo mengatakan capaian pertumbuhan ekonomi di Jateng tak lepas dari peran Ganjar Pranowo selaku pimpinan di Jawa Tengah. Susilo menuturkan, ketika berbicara tentang kinerja perekonomian suatu daerah khususnya dari indikator ekonomi, kepala daerah mempunyai peran yang sangat penting.

"Sebagai konduktor yang mengorkestrasi perekonomian di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar berhasil. Ada dukungan dari program-program yang bisa menumbuhkan perekonomian, dari sektor pertanian, insfrastruktur, dan juga dukungan dari kabupaten/kota," kata Susilo, Selasa (27/6/2023).

Baca Juga: Program Infrastruktur Gubernur Jawa Tengah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan

Susilo menegaskan, pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi antara program pemprov dan kabupaten/kota, dan tidak bisa dipisah sendiri-sendiri. Dalam setiap proyek pembangunan di kota atau kabupaten, terdapat peran dari provinsi dan juga pemerintah pusat.

"Fungsi gubernur dalam hal ini Pak Ganjar, mensinergikan, mengorkestrasikan, kemudian membuat skala prioritas, dengan keterbatasan anggaran pemprov, Gubernur dengan bijak memutuskan mana yang harus diberi anggaran dengan melihat skala prioritas. Mana yang harus diberikan bantuan dari APBD Provinsi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi sektoral di Jawa Tengah juga didukung proyek di kawasan industri di Tegal, Batang, dan Kendal yang mulai tumbuh. Selain itu, sektor pertanian berkontribusi cukup besar menumbuhkan perekonomian di Jateng.

"Baik secara langsung dan tidak langsung itu merupakan kontribusi dari dirigennya, kalau diibaratkan dalam sebuah musik orkestra, dalam konteks ini Pak Gubernur yang mengkoordinasikan aktivitas, khususnya perekonomian di 35 kota/kabupaten di Jawa Tengah," kata dia.

Baca Juga: Ground Breaking Plaza Bung Karno di Bandung, Sekjen PDIP: Cawapres Ganjar Ada di Sini

Diberitakan sebelumnya, pada triwulan I 2023 perekonomian Jateng yoy tumbuh sebesar 5,04%. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan rilis secara nasional yang angkanya 5,03%.

"Meskipun tidak lebih tinggi bila dibandingkan dengan YoY tahun sebelumnya. Namun angka pertumbuhan lima persen ini patut diapresiasi di tengah ketidakpastian global,” ujar Kepala BPS Jateng Dadang Hardiwan, Jumat (5/5/2023).

Menurutnya, sejumlah peristiwa berpengaruh pada kondisi ini di antaranya panen raya padi yang mencapai puncak pada Maret 2023. Jawa Tengah sebagai lumbung padi mengalami peningkatan produksi beras sebesar 216,60% bila dibandingkan triwulan sebelumnya dan meningkat 5,24% dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara regional pulau Jawa, beber Dadang, Provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah kedua, dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik pada triwulan I 2023. Ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta tumbuh 5,31% disusul Jateng dengan 5,04%, Jawa Barat 5% , Jatim dan DKI Jakarta 4,95%, serta Banten 4,68%.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved