Perbankan Tetap Resilien, Kredit Tumbuh 9,39% di Mei 2023
Selasa, 04 Juli 2023 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kualitas kredit juga masih terjaga dengan rasio non performing loan (NPL) net perbankan sebesar 0,77% dan NPL gross sebesar 2,52%,” kata Dian dalam konferensi per secara daring, Selasa (4/7/2023).
Baca Juga: Israel Ketar-ketir Sistem Pertahanan Udara Hizbullah Meningkat Pesat
Dia menambahkan, kredit restrukturisasi Covid-19 kembali mencatatkan penurunan, baik nominal maupun jumlah nasabah, yaitu sebesar Rp13,96 triliun menjadi Rp372,07 triliun, dengan penurunan jumlah nasabah sebanyak 100 ribu menjadi 1,64 juta nasabah.
Dian melanjutkan, risiko pasar juga menurun ditinjau dari Posisi Devisa Neto (PDN) yang tercatat stabil sebesar 1,57%, jauh di bawah threshold 20%. Sementara, permodalan perbankan masih di level yang solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan 25,21%.
Dia mengatakan, OJK juga terus menjaga ketahanan perbankan terhadap tekanan kondisi makro ekonomi, geopolitik, cyber-attack, termasuk penguatan digital maturity & digital resiliency. Pihaknya juga meminta perbankan untuk terus menerus memperkuat tata kelola, manajemen assets & liabilities serta anti-fraud system.
Baca Juga: Israel Ketar-ketir Sistem Pertahanan Udara Hizbullah Meningkat Pesat
Dia menambahkan, kredit restrukturisasi Covid-19 kembali mencatatkan penurunan, baik nominal maupun jumlah nasabah, yaitu sebesar Rp13,96 triliun menjadi Rp372,07 triliun, dengan penurunan jumlah nasabah sebanyak 100 ribu menjadi 1,64 juta nasabah.
Dian melanjutkan, risiko pasar juga menurun ditinjau dari Posisi Devisa Neto (PDN) yang tercatat stabil sebesar 1,57%, jauh di bawah threshold 20%. Sementara, permodalan perbankan masih di level yang solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan 25,21%.
Dia mengatakan, OJK juga terus menjaga ketahanan perbankan terhadap tekanan kondisi makro ekonomi, geopolitik, cyber-attack, termasuk penguatan digital maturity & digital resiliency. Pihaknya juga meminta perbankan untuk terus menerus memperkuat tata kelola, manajemen assets & liabilities serta anti-fraud system.
(fjo)
Lihat Juga :